SPONSORED

Marc Marquez Pilih Fokus Penuh di Lintasan dan Tutup Rapat Soal Titel Juara

Notifikasi
Sportrik Media
Sportrik Media
0 Google Add us as preferred source
Marc Marquez Pilih Fokus Penuh di Lintasan dan Tutup Rapat Soal Titel Juara
TO NEWS OVERVIEW
Marc Marquez Pilih Fokus Penuh di Lintasan dan Tutup Rapat Soal Titel Juara

Kemenangan gemilang di Sirkuit Sepang menempatkan Marc Marquez dalam posisi yang sangat diunggulkan untuk mengunci gelar juara dunia MotoGP. Pembalap pabrikan Ducati Lenovo Team ini tampil tanpa cela di paruh kedua musim, memanfaatkan setiap peluang dari kesalahan para rival utamanya untuk membalikkan keadaan klasemen secara drastis.

Aksi impresif sang juara dunia delapan kali di Sepang memperlihatkan bagaimana ia mengkombinasikan agresivitas pengereman di tikungan pertama melawan sang adik, Alex Marquez, dengan manajemen ban belakang yang sangat disiplin. Strategi cerdas ini membuatnya mampu menjaga ritme balap hingga menyentuh garis finis dengan keunggulan nyaman atas Pedro Acosta tanpa harus mengambil risiko berlebihan di atas Desmosedici GP26.

Kendati peluang emas kini berada di depan mata untuk menuntaskan misi perebutan takhta tertinggi, pembalap bernomor start sembilan puluh tiga tersebut memilih untuk tetap membumi dan menolak membicarakan trofi kejuaraan. Menurutnya, dinamika kompetisi modern yang menyertakan sesi Sprint membuat segala skenario masih mungkin terjadi hingga bendera finis terakhir dikibarkan di penghujung musim.

Yamaha Boikot MotoGP Qatar dan Batalkan Keikutsertaan di Lusail
Baca JugaYamaha Boikot MotoGP Qatar dan Batalkan Keikutsertaan di Lusail

"Saya tidak ingin memikirkan gelar juara. Memang benar balapan tinggal menyisakan tiga seri lagi, tetapi ini adalah kejuaraan di mana segala hal bisa terjadi kapan saja. Kita melaju dengan sangat kencang, ada balapan Sprint, dan kita tidak pernah tahu apa yang ada di depan. Kami harus tetap fokus," ujar Marquez kepada Sky Sport MotoGP.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, pembalap asal Spanyol itu juga menyoroti pentingnya meraup poin krusial dari para pesaing terdekatnya di klasemen umum, termasuk mengamankan jarak aman dari ancaman para pembalap rival yang menunjukkan tren peningkatan performa yang cukup signifikan pada paruh akhir kalender balap internasional ini.

"Tentu saja, hari ini kami berhasil memperlebar jarak di klasemen. Yang terpenting adalah kami juga bisa mendulang poin dari Bezzecchi, karena Marco tampak sangat kuat dalam beberapa balapan terakhir," imbuhnya mengulas jalannya persaingan ketat di barisan depan.

Dari sudut pandang teknis, kunci kemenangan di Sepang terletak pada efisiensi degradasi kompon ban belakang semenjak lampu start padam. Pengelolaan grip yang matang memungkinkan sang bintang Ducati mengontrol jalannya lomba dari barisan terdepan tanpa mengalami keausan prematur pada kompon ban kompon belakang.

ADVERTISEMENT

"Saya harus mengelola ban sejak awal mula balapan. Jika Anda membiarkan ban selip bahkan pada lap pertama sekalipun, kompon akan lebih cepat habis. Saya sangat berkonsentrasi tinggi dan tahu betul bahwa seseorang bisa saja menyerang, namun saya sudah menyiapkan strategi untuk membalas di tikungan sembilan," jelasnya mengenai pemetaan racing line.

Terkait polemik di luar lintasan menjelang seri berikutnya di Sirkuit Lusail, Jorge Martin dan para pembalap lain sempat menjadi sorotan terkait situasi geopolitik, namun Marquez memilih untuk bersikap profesional dan menghindari perdebatan yang dapat menguras energi mental.

"Saya sama sekali tidak berniat masuk ke dalam pusaran polemik. Saya memilih untuk tetap fokus menatap balapan di Lusail dan Portimao, serta tidak mau terlibat dalam pertarungan yang melelahkan," tegasnya menutup pembicaraan.

ADVERTISEMENT
Marc Marquez di paddock Sepang

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU