Marc Marquez tampil sebagai pemenang MotoGP San Marino di Misano sekaligus merebut kepemimpinan klasemen pembalap dari tangan Marco Bezzecchi, Minggu (6/9/2026). Kemenangan kelima pembalap Ducati itu terasa dramatis karena rival utamanya, Bezzecchi, terjatuh pada lap pembuka saat sedang memimpin balapan di depan tribunnya sendiri.
Bezzecchi, yang start dari pole position, langsung tancap gas dan memimpin jalannya balapan. Namun petaka datang di Tikungan 13 ketika ia kehilangan kendali atas Aprilia RS-GP miliknya dan mengalami crash kecepatan tinggi. Insiden itu membuat Marquez mewarisi posisi terdepan, meski tak lama kemudian harus rela disalip oleh Jorge Martin dari tim pabrikan Aprilia pada lap ketujuh.
Martin sempat membangun keunggulan lebih dari delapan persepuluh detik, tetapi Marquez menunjukkan kelasnya sebagai juara dunia tujuh kali. Ia meningkatkan tempo, membuntuti Martin, dan berhasil merebut kembali posisi pertama di Tikungan 6 lap 12. Sejak saat itu, Marquez tak terbendung meski harus menghadapi tekanan sengit dari adiknya, Alex Marquez, yang membalap untuk Gresini Ducati.

Alex Marquez finis hanya 0,657 detik di belakang sang kakak, memastikan Ducati mengamankan hasil satu-dua. Pedro Acosta melengkapi podium di posisi ketiga dengan KTM, menandai podium berturut-turut bagi pembalap muda Spanyol itu. Sementara Martin harus puas finis kelima setelah disalip oleh Fermin Aldeguer, pembalap Gresini Ducati lainnya, yang tampil impresif.
Kemenangan ini mengantarkan Marquez ke puncak klasemen dengan poin yang sama dengan Martin, namun ia unggul jumlah kemenangan. Marquez menjadi pembalap Ducati pertama yang memimpin klasemen sepanjang musim 2026, setelah sebelumnya tertinggal 102 poin dari Bezzecchi pada akhir Mei lalu. Pemulihan performa yang luar biasa ini menunjukkan determinasi Marquez untuk kembali merebut gelar juara dunia.
Balapan di Misano berlangsung keras dengan hanya 14 dari 21 pembalap yang berhasil mencapai garis finis. Beberapa pembalap mengalami crash, termasuk Johann Zarco (LCR) yang terjatuh di akhir balapan, serta Jack Miller (Pramac) dan pembalap Ducati lainnya yang harus mengakhiri lomba lebih awal. Kondisi trek yang menantang menjadi faktor utama tingginya angka pembalap yang gagal finis.
Dengan hasil ini, persaingan gelar juara MotoGP 2026 semakin memanas. Marquez dan Martin kini berbagi poin di puncak, sementara Bezzecchi yang gagal finis harus merelakan posisinya. Seri berikutnya akan menjadi ujian bagi Marquez untuk mempertahankan momentum, sekaligus kesempatan bagi para rival untuk membalas.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!