Marc Marquez mendominasi MotoGP 2025 setelah 12 putaran, unggul 120 poin atas Alex Marquez. Dengan 8 kemenangan Grand Prix dan 11 kemenangan sprint, musim ini berpotensi menjadi salah satu yang terbaik dalam sejarah. Namun, bagaimana performa Marquez bersama Ducati dibandingkan dengan musim dominan Valentino Rossi dan Casey Stoner?
Marquez, kini berusia 32 tahun, menunjukkan performa luar biasa dengan GP25, meraih 10 podium Grand Prix dari 12 balapan, hanya absen dari dua podium Minggu. Total 381 poinnya mencerminkan 85,8% poin tersedia, jauh melampaui Alex Marquez (261 poin) dan Pecco Bagnaia, yang kesulitan beradaptasi dengan GP25. Meski pulih dari cedera lengan serius pada 2020, Marquez tetap tak tertandingi. Kecepatannya mengingatkan pada era dominasinya bersama Honda, namun lebih mengesankan mengingat usia dan tantangan fisiknya.

Musim 2025 Marquez sering disandingkan dengan 2019, ketika ia memenangkan 12 balapan dan unggul 151 poin dengan 88,4% poin tersedia. Honda saat itu hanya meraih tiga podium lain melalui Cal Crutchlow. Pada 2018, Marquez unggul 76 poin dengan 9 kemenangan, sedangkan 2014 mencatat rekor 13 kemenangan dengan keunggulan 67 poin. Stoner pada 2011 (Honda) unggul 90 poin dengan 10 kemenangan, hanya sekali absen dari podium.
Pada 2007, ia mendominasi bersama Ducati, unggul 125 poin dengan 10 kemenangan. Rossi, di sisi lain, bersinar pada 2005 (Yamaha), unggul 147 poin dengan 11 kemenangan dan 16 podium dari 17 balapan. Pada 2003, ia menyapu bersih semua podium dengan 89,25% poin tersedia.
Menilai musim terbaik sulit karena faktor motor dan rival. GP25 Ducati bukan yang terbaik, hanya menang sekali di luar Marquez. Honda 2019 juga bermasalah, namun Marquez mengatasinya, seperti Stoner pada Ducati 2007. Yamaha 2005 Rossi dianggap motor unggul, tapi rivalnya kurang kompetitif dibandingkan grid ketat 2019.
Dengan 10 balapan tersisa, Marquez berpeluang mengunci gelar di Indonesia (3-5 Oktober) atau bahkan Misano (September). Musim 2025 bisa melampaui 2019 sebagai yang terbaik, mengingat tantangan cedera dan persaingan. Untuk pembaruan MotoGP, kunjungi SPORTRIK.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Marco Bezzecchi
Aprilia Racing
|
56 |
|
2
|
|
Jorge Martin
Aprilia Racing
|
45 |
|
3
|
|
Pedro Acosta
Red Bull KTM Factory Racing
|
42 |
|
4
|
|
Fabio Di Giannantonio
Pertamina Enduro VR46 Racing Team
|
37 |
|
5
|
|
Marc Marquez
Ducati Lenovo Team
|
34 |
|
6
|
|
Ai Ogura
Trackhouse MotoGP Team
|
33 |
|
7
|
|
Raul Fernandez
Trackhouse MotoGP Team
|
29 |
|
8
|
|
Alex Marquez
BK8 Gresini Racing MotoGP
|
13 |
|
9
|
|
Brad Binder
Red Bull KTM Factory Racing
|
13 |
|
10
|
|
Franco Morbidelli
Pertamina Enduro VR46 Racing Team
|
12 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Aprilia
|
64 |
|
2
|
|
Ducati
|
47 |
|
3
|
|
KTM
|
42 |
|
4
|
|
Honda
|
16 |
|
5
|
|
Yamaha
|
8 |
Baca Juga
Francesco Bagnaia hampir gagal lolos Q2 MotoGP COTA 2026 akibat masalah teknis, namun tetap optimistis menghadapi akhir pekan.
Starting grid Sprint MotoGP Amerika 2026 di COTA dipimpin Fabio Di Giannantonio, dengan Bezzecchi dan Acosta di baris depan.
Jadwal lengkap MotoGP Amerika 2026 di COTA dalam WIB serta cara menonton resmi, termasuk Sprint dan Grand Prix.
Berlangganan Newsletter
Dapatkan update berita balap terbaru langsung di email Anda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!