Liam Lawson Tegaskan Downshift F1 2026 Bukan Trik

Liam Lawson Redam Sorotan Trik Gearbox F1 2026
© XPBimages

Formula 1, Sportrik Media - Liam Lawson mengecilkan arti “trik” downshift agresif ke gigi satu yang pertama kali dipamerkan Max Verstappen saat tes Bahrain, menyebutnya sebagai adaptasi alami terhadap karakter mobil 2026 dan bukan terobosan teknis yang luar biasa.

Di Tikungan 10 Sakhir, Verstappen terlihat menurunkan gigi hingga pertama secara agresif pada fase pengereman. Teknik tersebut membuat mobil lebih labil di bagian belakang, namun putaran mesin yang lebih tinggi membantu pengisian baterai lebih cepat, sehingga memungkinkan deployment listrik lebih besar di lintasan lurus berikutnya. Dalam era pembagian tenaga 50-50 antara mesin pembakaran dan sistem listrik, strategi ini dinilai relevan.

Lawson, yang juga menggunakan unit daya Red Bull Powertrains, menilai bahwa faktor kecepatan masuk tikungan yang lebih rendah akibat berkurangnya downforce juga berkontribusi pada perubahan gaya berkendara.

“Ya, tetapi saya rasa kecepatannya juga sedikit lebih rendah. Kami masuk tikungan dengan kecepatan lebih kecil tahun ini karena downforce berkurang,” ujar Lawson kepada media internasional.

Ia menekankan bahwa teknik tersebut bukan sesuatu yang luar biasa, melainkan respons natural terhadap dinamika mobil generasi baru.

“Itu bukan sesuatu yang tidak biasa, karena itu terasa alami. Ini masih tahap awal. Saya pikir hal-hal seperti ini akan menjadi sangat natural semakin sering kami mengemudi dan ketika musim berjalan.”

ADVERTISEMENT

Lawson membandingkan evolusi gaya berkendara saat ini dengan perubahan signifikan yang terjadi satu dekade lalu, menegaskan bahwa pendekatan teknis selalu berkembang seiring regulasi.

“Cara kami mengemudi mobil tahun lalu sangat berbeda dibanding 10 tahun lalu. Semuanya terus berevolusi. Ada banyak hal yang harus dipikirkan, tetapi itu akan menjadi alami.”

Ia juga mengakui bahwa mobil 2026 terasa lebih menantang, khususnya di Bahrain yang dikenal dengan degradasi ban tinggi. Tingkat sliding meningkat akibat pengurangan downforce, sehingga kontrol traksi menjadi lebih kompleks.

“Saat ini cukup sulit untuk dikendarai, terutama di Bahrain, karena degradasi ban tinggi dan mobil lebih banyak sliding. Itu membuatnya menantang.”

Menurut Lawson, fase awal musim akan menjadi periode pembelajaran intensif dalam menyeimbangkan performa satu putaran dan manajemen baterai untuk long run.

“Saat ini banyak pembelajaran untuk mengoptimalkan cara mengemudi mobil ini, baik dalam run pendek maupun kualifikasi, sambil mengelola baterai di long run. Ini kurva pembelajaran.”

Dengan regulasi baru yang menempatkan manajemen energi sebagai elemen utama performa, teknik seperti downshift agresif kemungkinan akan menjadi bagian dari adaptasi normal, bukan sekadar trik sesaat dalam pengembangan awal musim F1 2026.

Diskusi & Komentar (0)

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU