SPONSORED

Lawson Lega: Hasil Bagus Setahun Setelah Dipecat Red Bull

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Lawson Lega: Hasil Bagus Setahun Setelah Dipecat Red Bull TO NEWS OVERVIEW
Liam Lawson highlighted stabilityas the factor behind his strong 2026 campaign

Liam Lawson menutup paruh pertama musim F1 2026 dengan perasaan lega. Pembalap asal Selandia Baru itu tampil impresif bersama Racing Bulls, kontras dengan tahun lalu yang penuh tekanan setelah dipecat Red Bull hanya dalam dua balapan.

Di Grand Prix Hungaria, Lawson finis kedelapan dan kembali meraih poin. Padahal, ia start dari posisi ke-11 setelah kesulitan di kualifikasi. Namun, lap pembuka yang agresif membawanya naik ke zona poin, dan strategi dua pit stop yang berani dari Racing Bulls terbukti jitu di akhir balapan. Ia bahkan berhasil menyalip rekan setimnya, Arvid Lindblad, di lap-lap penutup.

Hasil itu memperpanjang catatan konsisten Lawson. Dari 11 seri yang sudah berjalan, ia hanya tiga kali gagal mencetak poin. Kini ia duduk di posisi kesembilan klasemen, unggul 20 poin dari Lindblad. Racing Bulls sendiri sejajar di posisi kelima klasemen konstruktor, berkat performa solid kedua pembalapnya.

Perez Siap Gantikan Sainz di Williams untuk F1 2027
Baca JugaPerez Siap Gantikan Sainz di Williams untuk F1 2027

Perjalanan Lawson musim ini jauh berbeda dengan 2025. Saat itu, ia dijatuhkan kembali ke tim junior Red Bull setelah kesulitan bersaing dengan Max Verstappen. Banyak yang khawatir kariernya akan meredup. Namun, justru stabilitas di Racing Bulls yang membuatnya berkembang pesat.

ADVERTISEMENT

“Saat Anda berada dalam ritme yang baik dan menemukan hal-hal yang cocok, itu jelas perasaan yang menyenangkan,” ujar Lawson. “Terutama di seri Eropa, perjalanan lebih sedikit dan saya bisa lebih fokus pada diri sendiri sebagai pembalap dan atlet. Saya juga berusaha membuat diskusi dengan tim lebih efektif, bukan sekadar rapat. Itu berjalan sangat baik.”

Lawson mengakui pengalaman dan lingkungan yang tenang membuatnya tampil lebih baik dari sebelumnya. “Semakin banyak pengalaman, pasti akan seperti itu. Hasil tahun ini juga lebih baik, jadi itu membuat saya merasa di tempat yang baik,” tambahnya.

Meski begitu, masa depannya di keluarga Red Bull masih belum jelas. Kursi di tim utama tampaknya sulit didapat, sehingga Lawson harus terus membuktikan diri lewat performa konsisten untuk mengamankan tempat jangka panjang di F1.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU