Formula 1, Sportrik Media - Liam Lawson menjelaskan pesan singkat yang ia sampaikan melalui radio tim setelah hampir terjadi insiden dengan rekan setimnya Arvid Lindblad pada fase awal Formula 1 Grand Prix China 2026 di Shanghai International Circuit. Pembalap RB F1 Team tersebut menegaskan bahwa situasi tersebut tidak menimbulkan masalah serius di dalam tim.
Pada saat itu Lindblad berada tepat di belakang Lawson dengan strategi ban berbeda. Pembalap muda tersebut menggunakan kompon ban keras dan berencana menjalani stint lebih panjang dibanding Lawson yang menggunakan ban medium.
Ketika performa Lawson mulai menurun, Lindblad mencoba melakukan manuver menyalip di tikungan hairpin. Namun upaya tersebut tidak berjalan sempurna karena Lindblad mengalami lock-up dan melebar, sehingga Lawson kembali mempertahankan posisinya.

Dalam komunikasi radio tim, Lawson hanya menyampaikan pesan singkat dengan mengatakan “Guys…”, sebelum masuk pit pada lap berikutnya. Beberapa saat kemudian Lindblad akhirnya berhasil menyalipnya.
Lawson kemudian menjelaskan bahwa pesan radio tersebut bukan untuk meminta tim menahan Lindblad di belakangnya, melainkan untuk memberi tahu tim mengenai rencananya masuk pit.
“Tidak, saya sebenarnya mencoba memberi tahu tim bahwa saya akan masuk pit,” kata Lawson kepada media termasuk RacingNews365.
“Dia memiliki beberapa mobil di belakangnya, dan jika dia berhasil menyalip saya saat itu, kemungkinan saya juga akan disalip oleh dua atau tiga mobil lainnya.”
Karena alasan tersebut Lawson berusaha meminimalkan kehilangan waktu sebelum akhirnya melakukan pit stop. Keputusan tersebut ternyata cukup menguntungkan karena ia masuk pit tepat sebelum safety car keluar di lintasan.
Setelah pit stop tersebut, Lawson menjalani sisa balapan menggunakan ban keras hingga finis di posisi ketujuh. Hasil tersebut menyamai pencapaiannya pada Sprint Race di akhir pekan yang sama.
Pembalap asal Selandia Baru tersebut mengaku cukup terkejut dengan hasil tersebut karena sepanjang akhir pekan ia merasa tidak memiliki kecepatan yang cukup kompetitif.
“Dengan kecepatan yang kami miliki akhir pekan ini, hasil ini sangat positif,” ujar Lawson.
“Kami benar-benar tidak menyangka bisa meraih dua hasil poin setelah sprint qualifying dan qualifying, terutama setelah performa hari Sabtu.”
Lawson juga menilai hasil tersebut menjadi pencapaian penting mengingat timnya tidak menunjukkan performa terbaik sepanjang akhir pekan di Shanghai.
“Di Melbourne kami cukup cepat, tetapi akhir pekan ini jelas tidak. Kami berhasil menyelamatkan hasil yang sangat baik dari akhir pekan yang sebenarnya cukup rata-rata dari sisi kecepatan.”
Ia optimistis bahwa jika tim dapat menemukan peningkatan performa pada balapan berikutnya, RB akan berada dalam posisi yang lebih kuat untuk bersaing di papan tengah klasemen Formula 1 musim 2026.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!