Akhir pekan balap Formula 1 di Autodromo Hermanos Rodriguez kembali menjadi panggung pembuktian bagi sang juara dunia tujuh kali, Lewis Hamilton. Pembalap asal Inggris tersebut sukses mencatatkan sejarah baru di paddock setelah mengamankan posisi start terdepan, sekaligus mencatatkan namanya sebagai pembalap paling senior yang meraih pole position sejak rekor legendaris Mario Andretti di Monza pada tahun 1982. Capaian fenomenal ini terasa semakin istimewa di tengah ketatnya persalinan poin klasemen musim ini, di mana para talenta muda berlomba-lomba mendominasi grid utama.
Menanggapi berbagai pertanyaan seputar usia yang kerap diasosiasikan dengan penurunan performa, pembalap andalan Scuderia Ferrari tersebut dengan tegas menepis stigma tersebut. Berbicara kepada para awak media di area paddock, ia menegaskan bahwa dirinya memiliki mentalitas dan ketahanan fisik yang berbeda dari kebanyakan orang. Pencapaian meraih pole position dengan tiga tim berbeda sepanjang kariernya menjadi bukti nyata bahwa dirinya belum habis dan justru merasa babak baru dalam kariernya baru saja dimulai.
"Saya merasa bahwa ini adalah awal dari sesuatu yang baru, fase baru dalam karier dan kehidupan saya," ungkap Lewis Hamilton dengan penuh percaya diri. "Masih bisa berada di sini, start dari posisi pertama, dikelilingi oleh para pembalap muda berusia dua puluhan... saya merasa sangat bugar secara fisik maupun mental. Saya berhasil meraih pole dengan tiga tim berbeda, sesuatu yang luar biasa. Terutama jika mengingat berbagai keraguan yang dilontarkan orang-orang mengenai usia empat puluhan.">

Lebih lanjut, pembalap bernomor mobil 44 tersebut membeberkan kunci di balik peningkatan performa signifikannya pada akhir pekan ini. Ia mengakui bahwa pendekatan kerja yang ia terapkan bersama tim teknik Scuderia Ferrari mengalami perubahan total demi memaksimalkan potensi mobil. Keputusan tiba di sirkuit lebih awal sejak hari Rabu terbukti membuahkan hasil optimal dalam merumuskan strategi set-up yang solid.
"Kami telah mencoba dan terus mencoba, sempat mengalami kegagalan berulang kali, namun kami selalu bangkit. Selain itu, saya kini dikelilingi oleh kelompok orang baru yang luar biasa. Para insinyur yang bekerja sama dengan saya tahun ini terus saling belajar setiap saat. Kami saling mendukung dan datang ke sini dengan pendekatan yang sepenuhnya berbeda. Saya tiba sejak hari Rabu untuk duduk bersama mereka menyusun rencana yang matang tanpa ada keraguan. Saya sangat tidak sabar kembali ke garasi dan melihat senyuman mereka, karena kelebihan orang-orang Italia adalah mereka tidak bisa menyembunyikan emosi, dan itu sungguh luar biasa," pungkasnya menutup sesi wawancara.




Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!