SPONSORED

Leclerc: Pilihan Ban Lunak Ferrari di Sprint Zandvoort Berisiko Tinggi

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Leclerc: Pilihan Ban Lunak Ferrari di Sprint Zandvoort Berisiko Tinggi
TO NEWS OVERVIEW
Leclerc: Pilihan Ban Lunak Ferrari di Sprint Zandvoort Berisiko Tinggi

Charles Leclerc mengakui bahwa keputusan Ferrari untuk memulai sprint F1 Belanda di Zandvoort dengan ban lunak adalah taruhan besar. Di grid, ia sempat ragu saat melihat hampir semua rival memakai ban medium. Namun, pilihan itu terbukti tepat, membantunya melewati Lando Norris dan finis kedua.

Leclerc, yang dikenal dengan kemampuan balapnya yang agresif, menjadi salah satu dari hanya dua pembalap yang memilih ban lunak untuk sprint 24 lap. Meski aksi overtake di Zandvoort minim, manuver Leclerc terhadap Norris pada lap 18 menjadi sorotan. Menurutnya, keberhasilan itu tak lepas dari perbedaan strategi dan manajemen energi.

“Saat kau satu-satunya yang melakukan hal berbeda, itu bisa sangat benar atau sangat salah,” ujar Leclerc sambil tersenyum. “Untungnya, pilihan ini tepat. Itu menunjukkan kami bekerja baik di FP1, tapi tentu saja saat di grid, aku hanya berharap keputusannya benar.”

Antonelli Terkena Grid Penalty di GP Italia, Mercedes Konfirmasi
Baca JugaAntonelli Terkena Grid Penalty di GP Italia, Mercedes Konfirmasi

Keputusan ini diambil bersama tim, meski tidak mudah. Leclerc menjelaskan bahwa ia dan rekan setimnya, Lewis Hamilton, menjalankan strategi berbeda. “Kami punya dua strategi berbeda, jadi tidak jelas. Tapi setelah FP1, aku merasa ban lunak adalah pilihan yang baik, meski aku hanya melakukan sedikit lap dan kurang nyaman dengan medium.”

ADVERTISEMENT

Pirelli sendiri telah mengindikasikan bahwa C3 dan C4 memiliki performa yang mirip, dengan hanya C2 yang memberikan perbedaan signifikan. Leclerc juga menyoroti kelemahan Ferrari di kualifikasi, yang menurutnya sulit diperbaiki di Zandvoort. “Kami punya mobil balap yang kuat, tapi di kualifikasi kami kurang greget. Aku sebenarnya berharap bisa menyalip di awal, bukan di akhir balapan,” tambahnya.

Dengan finis kedua di sprint, Leclerc menunjukkan bahwa Ferrari tetap kompetitif dalam kondisi balapan. Namun, ia sadar bahwa untuk bersaing memperebutkan kemenangan, perbaikan di kualifikasi menjadi PR besar. Zandvoort yang sempit dan sulit menyalip membuat posisi start sangat krusial, dan Leclerc berharap timnya bisa menemukan solusi sebelum sesi kualifikasi utama.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU