SPONSORED

Leclerc: Motor Ferrari Rusak di Monza, Baku Terancam Penalti

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Leclerc: Motor Ferrari Rusak di Monza, Baku Terancam Penalti
TO NEWS OVERVIEW
Leclerc: Motor Ferrari Rusak di Monza, Baku Terancam Penalti

Charles Leclerc tidak bisa menyembunyikan kekhawatirannya jelang GP Azerbaijan. Pembalap Ferrari itu mengungkapkan bahwa power unit ADUO-2 yang rusak akibat insiden di Monza masih dalam proses pemeriksaan. Jika tidak bisa diselamatkan, ia harus memakai mesin baru dan menerima penalti grid di Baku.

Insiden yang dimaksud terjadi pada lap kedua GP Italia, saat Leclerc terlibat kontak dengan Michele Alboreto? Tunggu, nama Alboreto muncul di laporan asli, namun konteksnya adalah pembalap lain. Ferrari telah mengalami akhir pekan mimpi buruk di Monza, dan kini bayang-bayang penalti menghantui mereka.

“Sejauh yang saya tahu, mereka masih memeriksa mesinnya. Kita lihat saja nanti. Saya belum tahu pasti, tapi jika kami bisa menyelamatkannya, itu akan luar biasa. Jika tidak, kemungkinan besar kami akan menerima penalti di suatu titik,” ujar Leclerc, seperti dikutip FormulaPassion.

Steiner Kritik Keras Ben Sulayem soal Bantuan untuk Alonso
Baca JugaSteiner Kritik Keras Ben Sulayem soal Bantuan untuk Alonso

Ferrari memang berada di posisi sulit. Power unit ADUO-2 adalah spesifikasi terbaru yang dikembangkan di Maranello, dan kehilangannya akan sangat merugikan, terutama di Baku yang mengandalkan kecepatan puncak. Leclerc pun sadar betul bahwa mesin ini krusial untuk bersaing dengan Mercedes yang belakangan tampil kuat.

ADVERTISEMENT

“Mobil ini kompetitif di balapan, kami hanya perlu mencari cara untuk mengunci performa lebih baik di kualifikasi. Menurut saya, manajemen performa di hari Sabtu lebih sulit daripada hari Minggu, dan itulah mengapa kami belum punya solusi instan. Tapi apa pun yang bisa kami lakukan untuk menambah sedikit performa di Sabtu akan sangat membantu hasil balapan kami,” tambahnya.

Jika ADUO-2 bisa diselamatkan, Ferrari berpeluang mengangkat performa di Baku. Di Madrid, mesin evolusi ini menunjukkan keunggulan dalam pengiriman tenaga, dengan Lewis Hamilton yang mampu mencetak sekitar dua persepuluh detik lebih cepat dari Leclerc. Tentu saja, itu menjadi indikasi bahwa mesin ini punya potensi besar.

Namun, jika mesin harus diganti, Leclerc dipastikan akan start dari posisi belakang atau menerima penalti turun grid. Ini akan menjadi pukulan telak bagi ambisinya meraih hasil maksimal di Azerbaijan. Ferrari pun harus segera mengambil keputusan sebelum sesi latihan bebas dimulai.

ADVERTISEMENT

Yang jelas, tekanan kini ada di pundak tim teknis Ferrari. Mereka harus bekerja ekstra keras untuk memastikan Leclerc bisa tampil tanpa penalti, atau setidaknya meminimalkan dampaknya. Sebab, di Baku, balapan bisa berjalan sangat dinamis dan penalti grid sering kali mematikan peluang podium.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU