Advertisement Sportrik
15s

Laurent Mekies Soroti Crash Max Verstappen di F1 Australia 2026

Laurent Mekies Soroti Crash Max Verstappen di F1 Australia 2026
© XPBimages

Formula 1, Sportrik Media - Prinsipal tim Red Bull Racing Laurent Mekies menyampaikan kekhawatiran setelah kecelakaan yang dialami Max Verstappen pada sesi kualifikasi Grand Prix Australia 2026 di Sirkuit Albert Park. Insiden tersebut membuat juara dunia empat kali itu harus memulai balapan dari posisi ke-20 di grid.

Verstappen mengalami kecelakaan pada percobaan lap cepat pertamanya di Q1 ketika bagian belakang mobil RB22 terkunci saat memasuki Tikungan 1. Mobil kemudian kehilangan kendali dan meluncur melintasi area gravel sebelum menghantam pembatas.

Kecelakaan tersebut semakin memperburuk situasi bagi Verstappen yang sebelumnya sudah menyampaikan ketidakpuasannya terhadap karakter mobil generasi baru Formula 1. Kompleksitas pengelolaan mobil dalam regulasi terbaru membuat pengalaman mengemudi terasa jauh lebih menantang bagi para pembalap.

Oscar Piastri Khawatir “Dua Kategori” Energi F1 Australia 2026
Baca JugaOscar Piastri Khawatir “Dua Kategori” Energi F1 Australia 2026

Mekies mengungkapkan bahwa tim masih melakukan analisis mendalam untuk memahami penyebab pasti insiden tersebut. Ia menilai kehilangan grip yang dialami Verstappen terlihat sangat tidak biasa.

ADVERTISEMENT

“Apa yang terjadi pada Max tentu sangat disayangkan, dan yang paling penting adalah dia dalam kondisi baik,” kata Mekies.

“Untuk saat ini kami masih mencoba memahami secara penuh apa yang sebenarnya terjadi. Kehilangan grip yang dia alami terlihat sangat brutal dan tidak biasa.”

“Kami perlu mempelajari data secara lebih mendalam dan menganalisis semuanya dengan hati-hati,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

Meski mengalami kemunduran besar dengan Verstappen tersingkir lebih awal dari kualifikasi, Red Bull tetap memperoleh hasil positif melalui penampilan impresif Isack Hadjar.

Pada debut kualifikasinya bersama Red Bull, pembalap Prancis tersebut berhasil menempati posisi ketiga di grid, tepat di belakang dua pembalap Mercedes yang mengunci barisan depan, yaitu George Russell dan Kimi Antonelli.

Dengan Verstappen tidak berada dalam persaingan di depan, Hadjar mampu memanfaatkan situasi dengan tampil kuat sepanjang sesi kualifikasi. Hasil tersebut sekaligus menunjukkan kemampuannya untuk mengambil peran penting bagi tim dalam kondisi sulit.

ADVERTISEMENT

Menurut Mekies, posisi ketiga tersebut merupakan hasil dari kerja keras tim selama beberapa tahun terakhir dalam mempersiapkan paket mobil dan power unit untuk menghadapi regulasi baru musim 2026.

“Kita semua tahu betapa sulit dan kompetitifnya olahraga ini, jadi kualifikasi P3 hari ini adalah hasil yang sangat baik dari kerja keras yang dilakukan di balik layar selama empat tahun terakhir,” jelas Mekies.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan Hadjar tidak hanya berkaitan dengan pengembangan power unit, tetapi juga dengan pengembangan sasis yang dilakukan tim untuk beradaptasi dengan regulasi teknis terbaru.

ADVERTISEMENT

“Hari ini adalah hari yang fantastis bagi Isack. Posisi ketiga di kualifikasi adalah momen besar baginya,” ujar Mekies.

“Dia telah bekerja sangat keras sepanjang musim dingin, dan melihat usaha tersebut menghasilkan hasil seperti ini sangat istimewa, bukan hanya bagi dirinya tetapi juga bagi seluruh tim.”

Dengan Verstappen memulai balapan dari belakang grid, Red Bull kini berharap Hadjar mampu mempertahankan posisi di barisan depan sekaligus mengamankan poin penting pada balapan pembuka musim Formula 1 2026 di Melbourne.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Proses masuk cepat, aman, dan tanpa ribet.

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU