Lando Norris menanggung penuh beban kesalahan atas performanya yang ia sebut sebagai kerja buruk dalam sesi kualifikasi Formula 1 Grand Prix Amerika Serikat 2026 di Circuit of the Americas. Sang juara bertahan harus puas memulai balapan dari posisi kedelapan di grid setelah catatan waktu terbaiknya dihapus oleh pengawas balapan karena melanggar batas lintasan.
Insiden tersebut mulanya menempatkannya di posisi keenam, namun pelanggaran track limits di tikungan krusial membuatnya kehilangan dua posisi sekaligus. Hukuman tersebut juga membuatnya harus rela berada di belakang rekan setimnya di McLaren, yakni Oscar Piastri, yang tampil lebih stabil sepanjang sesi yang menantang tersebut.
Isu batas lintasan memang menjadi topik utama pembicaraan sejak sesi latihan bebas hingga kualifikasi, di mana banyak pembalap lain yang juga terjebak di luar garis putih. Kendati demikian, pembalap asal Inggris tersebut secara tegas menolak untuk menjadikan regulasi ketat itu sebagai alibi atas kegagalannya meraih hasil maksimal.

Ketika ditanya seberapa sulit tantangan batas lintasan di Austin, ia secara blak-blakan menjawab bahwa dirinya tidak tertarik mencari alasan. Ia merasa sangat kecewa dengan eksekusinya sendiri di atas lintasan dan menilai mobil MCL40 miliknya sebagai kendaraan paling sulit yang pernah ia kendarai sepanjang kariernya di ajang balap jet darat.
Kendati mengakui mobilnya sangat cepat namun memiliki karakter yang liar dan sulit dijinakkan, ia tetap menyimpan keyakinan bahwa hasil positif masih bisa diraih pada balapan utama esok hari. Tantangan terbesar kini terletak pada bagaimana ia bisa memulihkan posisi di sesi balapan meskipun sektor tiga menyuguhkan hambatan kecepatan lambat yang cukup menyiksa.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!