Formula 1, Sportrik Media - Lance Stroll mengakui awal sulit yang dialami Aston Martin Aramco Formula One Team dalam tes pramusim Bahrain 2026, dengan AMR26 dinilai belum menunjukkan fondasi performa yang kompetitif di bawah regulasi power unit baru.
Tim asal Silverstone tersebut mencatat jumlah lap paling sedikit sepanjang shakedown Barcelona dan tiga hari pertama pengujian di Sakhir. Keterbatasan mileage berdampak langsung terhadap kualitas data aerodinamika dan pemahaman keseimbangan mekanikal, memperlambat proses korelasi antara simulasi dan performa nyata di lintasan.
Secara terbuka, Stroll menyebut Aston Martin tertinggal hingga empat detik dari patokan awal kompetisi. Ia sendiri hanya menuntaskan empat lap di Barcelona dan 105 lap di Bahrain, angka yang berada di bawah rata-rata rival langsung. Kondisi ini mempersempit waktu pengembangan sebelum musim 2026 resmi dimulai di Australia.

Ketika ditanya mengenai sisi positif dari AMR26, Stroll memberikan jawaban yang mencerminkan tingkat frustrasi terhadap situasi teknis tim.
“Hmm, setidaknya corak warnanya terlihat bagus.”
Rekan setimnya, Fernando Alonso, juga menghadapi kesulitan serupa dalam menemukan karakter dasar mobil yang stabil. Proyek teknis yang berada dalam lingkup pengaruh desain Adrian Newey kini berpacu dengan waktu untuk memperbaiki sejumlah kelemahan struktural sebelum balapan pembuka.
“Waktu yang akan menjawab seberapa besar performa yang bisa kami keluarkan dari mobil ini. Saat ini dengan berbagai masalah yang ada, kami berusaha meningkatkannya setiap putaran, setiap hari, dan kita lihat seberapa jauh potensi yang masih bisa diekstraksi.”
Saat diminta menjelaskan sumber utama persoalan, Stroll menegaskan bahwa kendala tidak berasal dari satu aspek tunggal, melainkan kombinasi elemen teknis yang saling berkaitan.
“Ini gabungan dari banyak hal — keseimbangan mesin, grip — bukan satu faktor saja, melainkan kombinasi.”
Dengan regulasi baru yang menuntut integrasi optimal antara karakteristik power unit dan platform aerodinamika, keterlambatan dalam menemukan baseline kompetitif dapat berdampak signifikan pada fase awal musim. Aston Martin kini menghadapi periode pengujian terakhir yang krusial untuk memperkecil defisit sebelum kompetisi resmi dimulai.



Diskusi & Komentar (0)
Silakan login untuk ikut berdiskusi.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!