SPONSORED

Lacorte Pukau Tifosi: Kemenangan Emosional di Monza F3

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Lacorte Pukau Tifosi: Kemenangan Emosional di Monza F3
TO NEWS OVERVIEW
Lacorte Pukau Tifosi: Kemenangan Emosional di Monza F3

Delapan jam sebelum Andrea Kimi Antonelli menyajikan hidangan utama yang memanjakan penonton di Monza, rekan senegaranya Nicola Lacorte sudah lebih dulu membuat tifosi bergemuruh lewat kemenangan apik di race utama Formula 3.

Kemenangan yang dikelola dengan sangat matang ini menjadi yang pertama bagi Lacorte di ajang single-seater sejak menjuarai Formula Regional Oceania pada Februari 2024—945 hari yang terasa panjang. Ia juga mencatatkan namanya sebagai pembalap Italia pertama yang menang di balap F3 modern di sirkuit ini sejak Raffaele Marciello pada 2013, sekaligus yang pertama sejak Liberty Media mengambil alih FIA F3 pada 2019.

Berbicara kepada Formula Scout di paddock Monza usai balapan, Lacorte mengungkapkan perasaannya: “Ini emosi yang spesial, apalagi menjadi orang Italia pertama yang menang di F3 di Italia. Saya hanya menunggu momen yang tepat untuk memenangkan balapan, dan sangat istimewa bisa melakukannya di sini.”

Leclerc Lega: Power Unit dan Sasis Ferrari Aman
Baca JugaLeclerc Lega: Power Unit dan Sasis Ferrari Aman

Start dari posisi ketiga setelah tampil apik di kualifikasi yang kembali dibagi dua grup demi menghindari insiden, Lacorte sempat kehilangan posisi di lap-lap awal. Namun ia tidak panik. “Saya tahu harus mengelola ban di beberapa lap pertama. Saya biarkan beberapa pembalap pergi dan menunggu ban mereka aus. Saya hanya mengelola ban saya sampai akhir. Perbedaan kecepatan di akhir balapan adalah yang saya inginkan dan itulah yang memberi saya kemenangan.”

ADVERTISEMENT

Begitu memimpin jelang paruh balapan, Lacorte sadar dirinya akan menjadi sasaran empuk karena pembalap di belakang mendapat efek tow dan DRS. Ia menjelaskan, “Saya hanya berusaha tidak memberi mereka kesempatan untuk menyalip kembali. Saya mencoba keluar dari tikungan dengan baik dan memutus tow sebisa mungkin. Itu kerja yang sangat presisi dan membuahkan hasil.”

Kemenangan ini juga menjadi yang pertama bagi DAMS di race utama F3 sejak mengambil alih aset Jenzer Motorsport menjelang musim 2025. Bagi Lacorte, ini adalah buah dari kerja keras tim yang sempat melalui musim sulit. “Beberapa musim terakhir memang berat. Tapi tahun ini kami punya kecepatan, bukan hanya di Monza, tapi sudah terlihat sejak awal musim di Australia. Kami sempat kurang beruntung, tapi sekarang jelas level kami, baik tim maupun saya. Jadi saya pikir ini memang yang pantas kami dapatkan.”

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU