KTM akhirnya mendapat lampu hijau dari para pabrikan MotoGP untuk membuka mesin RC16 yang disegel dan mengganti komponen yang menyebabkan motor berhenti di tengah balapan. Keputusan ini menjadi angin segar bagi tim Austria itu setelah sebelumnya upaya perbaikan sempat terhambat oleh penolakan sejumlah pabrikan rival.
Sebagaimana diungkapkan Motorsport.com pada pertengahan Juli, KTM secara resmi mengajukan permohonan kepada para pabrikan MotoGP melalui MSMA dan IRTA untuk membuka mesin empat motor mereka. Langkah ini diperlukan untuk mengganti bagian yang menyebabkan motor berhenti—masalah yang berulang kali dialami Pedro Acosta musim ini, termasuk insiden besar di Barcelona.
Awalnya, permintaan itu tidak mendapat persetujuan penuh. Direktur olahraga KTM, Pit Beirer, mengindikasikan hanya Aprilia yang setuju. Namun, setelah jeda musim panas, pabrikan lain akhirnya memberi izin dengan pertimbangan keselamatan pembalap.

"Kami mengonfirmasi bahwa kami telah menerima persetujuan yang diperlukan untuk melanjutkan langkah korektif terkait masalah teknis yang sedang kami tangani. Target kami adalah menerapkan langkah ini sesegera mungkin. Untuk Silverstone, kami akan melanjutkan dengan solusi sementara yang ada," demikian pernyataan KTM saat ditanya Motorsport.com pada Jumat ini.
KTM berada di Grup C dalam sistem Konsesi. Berdasarkan regulasi MotoGP, setiap pembalap KTM memiliki delapan mesin untuk satu musim, dan mesin-mesin itu harus disegel serta tidak boleh dimodifikasi atau dibuka tanpa persetujuan pabrikan lain. Dengan adanya izin ini, operasi pembukaan mesin dapat dilakukan di bawah pengawasan ofisial teknis kejuaraan—sesuai aturan teknis—sehingga pada pekan sebelum GP Aragon, para insinyur KTM dapat membuka mesin dengan kehadiran ofisial IRTA untuk memverifikasi penggantian komponen, lalu menyegelnya kembali.
Dengan cara ini, KTM terhindar dari keharusan memperkenalkan mesin baru ke dalam rotasi, yang biasanya berujung pada penalti start dari pitlane setiap kali penggantian mesin. Sebagai upaya mengurangi masalah yang menimpa motor Acosta, KTM sempat membatasi putaran mesin (rev limiter) pada semua unit daya yang tersedia, yang berdampak pada performa para pembalapnya. Mulai GP Aragon, mereka diharapkan bisa kembali menggunakan mesin dengan tenaga penuh dan keandalan operasional, asalkan semuanya berjalan lancar.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!