KTM akhirnya menerima izin untuk mengganti komponen mesin MotoGP yang bermasalah, namun perbaikan tersebut tidak dapat dilakukan sebelum Grand Prix Inggris di Silverstone akhir pekan ini. Keputusan ini menjadi angin segar bagi pabrikan Austria yang selama ini berjuang dengan performa mesin yang menurun akibat solusi sementara.
Dalam pernyataan resmi yang diberikan kepada Crash.net, KTM mengonfirmasi bahwa mereka telah mendapatkan persetujuan yang diperlukan untuk melakukan tindakan korektif terkait masalah teknis yang sedang mereka hadapi. "Kami berencana untuk menerapkan langkah-langkah ini sesegera mungkin. Untuk Silverstone, kami akan melanjutkan dengan solusi sementara yang ada," demikian bunyi pernyataan tersebut.
Solusi sementara tersebut diyakini mengakibatkan penurunan performa mesin. Meski begitu, izin untuk mengganti komponen yang rusak menjadi dorongan besar bagi pabrikan asal Mattighofen tersebut. Tanpa izin ini, KTM berisiko menghadapi sisa musim tanpa performa penuh dan terkena penalti jika melebihi jumlah penggantian mesin yang ditentukan.

Masalah ini menyebabkan beberapa mesin KTM mati mendadak, paling menonjol ketika Pedro Acosta memimpin Grand Prix Catalunya pada bulan Mei lalu. Insiden tersebut mengakibatkan kecelakaan besar bagi Alex Marquez yang mengikuti di belakangnya.

Selama Grand Prix Jerman, direktur motorsport KTM, Pit Beirer, mengonfirmasi kepada Sky Italia bahwa "ada yang salah di dalam mesin kami." Kemudian, Beirer menjelaskan kepada Speedweek.com bahwa mereka menemukan komponen bertegangan tinggi di powertrain yang tidak memenuhi standar kualitas yang ditentukan. "Komponen kritis mesin ini gagal dalam kondisi tertentu. Ini adalah komponen dari pemasok, dan setelah menyelidiki penyebabnya, kami dapat menyingkirkan kemungkinan kerusakan ini terjadi dengan komponen yang 'benar'," ujarnya.
Aturan homologasi mesin MotoGP mengharuskan KTM mendapatkan izin dari pabrikan lain sebelum membuka mesin yang disegel untuk mengganti komponen yang terpengaruh. Beirer menjelaskan bahwa mereka telah mengajukan aplikasi khusus ke asosiasi pabrikan MSMA, dengan dokumentasi terperinci, untuk meminta izin membuka mesin yang terpengaruh selama libur musim panas. "Kami telah menerima umpan balik positif selama GP Sachsenring, meskipun beberapa tanggapan masih tertunda. Kami berharap kerja sama yang baik di sini dan menunjukkan transparansi penuh kepada semua pihak yang terlibat," tambah Beirer.
Acosta, pebalap RC16 yang menonjol, saat ini berada di posisi ketujuh klasemen dunia, dengan KTM menempati posisi ketiga dari lima pabrikan di klasemen konstruktor. Dengan izin ini, KTM berharap dapat segera memulihkan performa penuh dan bersaing lebih kompetitif di sisa musim.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!