SPONSORED

KTM Dapat Izin Ganti Komponen RC16 yang Bermasalah

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
KTM Dapat Izin Ganti Komponen RC16 yang Bermasalah TO NEWS OVERVIEW
Pedro Acosta | foto© Red Bull Content Pool

KTM mendapat angin segar menjelang Grand Prix Inggris. Pabrikan asal Austria itu akhirnya memperoleh izin dari para pabrikan MotoGP lain untuk membuka mesin RC16 yang disegel dan mengganti komponen bermasalah yang telah menyebabkan sejumlah insiden teknis musim ini.

Permintaan resmi diajukan KTM pada pertengahan Juli melalui MSMA dan IRTA. Regulasi MotoGP melarang mesin dibuka atau dimodifikasi selama musim berjalan tanpa persetujuan bulat dari pabrikan lain. Awalnya hanya Aprilia yang mendukung, sehingga permohonan sempat ditolak. Namun saat jeda musim panas, situasi berubah. Demi keselamatan pebalap, Ducati, Yamaha, dan Honda akhirnya menyetujui.

“Kami mengonfirmasi telah menerima persetujuan yang diperlukan untuk melakukan tindakan korektif terkait masalah teknis,” ujar pernyataan KTM, Kamis jelang GP Inggris. “Tujuan kami adalah menerapkan langkah ini secepat mungkin. Akhir pekan ini di Silverstone, kami tetap menggunakan solusi sementara.”

Bagnaia Akui Musim Panas Tak Mudah Usai Operasi Lengan
Baca JugaBagnaia Akui Musim Panas Tak Mudah Usai Operasi Lengan

KTM musim 2026 berada di Grup C dengan hak konsesi, sehingga mendapat jatah delapan mesin per pebalap untuk semusim penuh. Mesin-mesin tersebut disegel setelah homologasi dan hanya boleh dibuka di bawah pengawasan ofisial teknis kejuaraan. Pekerjaan penggantian dijadwalkan pada pekan sebelum GP Aragon, seri ke-13 musim ini. Selama prosedur, ofisial teknis IRTA akan memastikan hanya komponen yang rusak yang diganti, lalu mesin disegel kembali.

ADVERTISEMENT

Solusi ini membuat KTM tak perlu menggunakan blok mesin tambahan. Itu berarti mereka menghindari start dari pit lane, hukuman yang diberikan jika pebalap melewati batas jumlah mesin. Masalah teknis ini telah beberapa kali muncul, terutama pada Pedro Acosta. Pebalap Spanyol itu mengalami mesin mati mendadak di Barcelona, yang menyebabkan kecelakaan hebat dan melibatkan Alex Marquez serta Fabio Di Giannantonio.

Untuk mencegah insiden serupa, KTM membatasi putaran maksimum semua mesin yang tersedia. Langkah sementara itu diperkirakan mengurangi performa RC16. Setelah mesin yang diperbaiki dipakai mulai Aragon, KTM berharap bisa kembali mendapatkan performa penuh, asalkan intervensi teknis ini benar-benar menyelesaikan masalah.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU