SPONSORED

Kisah Unik Gelang Paddock F1 Juan Fossaroli dan Pemberian Franco Colapinto

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Kisah Unik Gelang Paddock F1 Juan Fossaroli dan Pemberian Franco Colapinto
TO NEWS OVERVIEW
Image: Gabriel Lopez

Menjalani karier meliput dunia balap selama lebih dari 28 tahun dan menembus tonggak sejarah lebih dari 500 balapan Formula 1, jurnalis asal Argentina Juan Fossaroli telah menjelma menjadi salah satu sosok paling ikonik di dalam paddock. Wajahnya begitu akrab bagi para penggemar motorsport di seluruh dunia, terutama melalui layar kaca ESPN. Namun, ada satu ciri khas unik yang selalu menyertai tangan kanannya saat memegang mikrofon, yakni deretan gelang bermakna mendalam yang melingkar di pergelangan tangannya.

Koleksi gelang tersebut kini telah menjadi bagian dari identitas sang jurnalis senior yang kerap disorot kamera. Sambil berkelakar di sela-sela kesibukan akhir pekan balap, ia sempat memamerkan koleksi tersebut. Jika sedang tidak enak badan atau berhalangan hadir, ia bahkan berseloroh bisa meminjamkan seluruh gelangnya kepada orang lain agar penampilannya bisa menyerupai dirinya di depan kamera.

Di balik rotasi gelang yang dikenakannya, terdapat beberapa potongan inti yang tidak pernah absen dari pergelangan tangannya. Di antaranya adalah gelang pemberian putrinya, keponakannya, serta kenang-kenangan spesial dari pembalap muda berbakat Franco Colapinto yang juga merupakan sahabat dekatnya. Ia selalu teliti merawat aksesori tersebut, mengganti tali pengikatnya sendiri begitu tanda-tanda keausan mulai terlihat demi menghindari risiko putus di tengah keramaian paddock.

Analisis F1 2026: Karun Chandhok Ungkap Kekhawatiran Paket Upgrade Mercedes W17
Baca JugaAnalisis F1 2026: Karun Chandhok Ungkap Kekhawatiran Paket Upgrade Mercedes W17

Bukan sekadar hiasan biasa, setiap gelang menyimpan cerita personal yang kuat, mulai dari suvenir perjalanan hingga hadiah keluarga. Perjalanan koleksi ini bermula dari sebuah gelang batu mata harimau yang dibelinya di Prancis beberapa tahun silam. Koleksi tersebut kemudian berkembang seiring berjalannya waktu, termasuk potongan berharga dari putrinya yang berusia 12 tahun, Sofia, yang pertama kali menitipkan ikat rambut saat sang jurnalis harus terbang bertugas ke luar negeri.

ADVERTISEMENT

Dedikasinya dalam menjaga kedekatan dengan keluarga di tengah jadwal perjalanan yang padat tercermin dari cara ia merawat setiap memori tersebut. Meski beberapa aksesori buatan tangan sempat mengalami kerusakan, ia tetap menyelamatkan bagian pentingnya untuk dirangkai kembali atau disatukan dalam sebuah kalung bersama lianan nama anak-anaknya. Baca analisis mendalam di sini untuk mengetahui sisi lain kehidupan para tokoh di balik layar Formula 1.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU