SPONSORED

Kimi Antonelli Ungkap Alasan Lucu Rebut Pole GP Amerika Serikat 2026

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Kimi Antonelli Ungkap Alasan Lucu Rebut Pole GP Amerika Serikat 2026
TO NEWS OVERVIEW
Kimi Antonelli flirted with track limits in Austin during qualifying

Pemimpin klasemen sementara Formula 1, Kimi Antonelli, membuka suara mengenai rahasia di balik keberhasilannya menyegel posisi start terdepan secara mengejutkan pada sesi kualifikasi Grand Prix Amerika Serikat. Dalam akhir pekan yang sangat krusial bagi ambisinya merengkuh gelar juara dunia, pembalap muda asal Italia tersebut langsung menggebrak sejak awal sesi demi memperkuat peluang dalam perebutan titel musim 2026 ini.

Keberhasilan mengamankan pole position ini terasa semakin spesial karena diraih di saat rekan setimnya sekaligus rival terdekat dalam perburuan gelar, George Russell, justru tercecer di posisi kedelapan. Kendati berstatus sebagai pemuncak klasemen, catatan waktu impresif sang bintang muda sukses membuat banyak pihak terkejut, termasuk insinyur balapnya sendiri yakni Peter Bonnington, yang langsung melontarkan komentar via radio tim bahwa dirinya tidak menduga hasil tersebut.

Ketika dicecar awak media mengenai catatan waktu mengejutkan tersebut, pembalap andalan skuad panah perak ini menyoroti satu kendala pelik yang kerap menghantuinya dalam beberapa putaran balap terakhir, yakni pelanggaran batas trek. Insiden keluar lintasan atau track limits terbukti beberapa kali menjadi momok menakutkan yang merugikan posisinya di atas aspal sirkuit.

Max Verstappen Ungkap Ancaman Cederi Tulang Belakang Akibat Trek Austin 2026
Baca JugaMax Verstappen Ungkap Ancaman Cederi Tulang Belakang Akibat Trek Austin 2026

"Itu sangat mengejutkan, tetapi salah satu pencapaian terbesar bagi saya hari ini adalah saya berhasil menghindari pelanggaran batas trek," canda pembalap berusia 20 tahun tersebut seusai merampungkan sesi kualifikasi. "Hal itu tentu saja membuat hidup kami sedikit lebih mudah di dalam garasi."

ADVERTISEMENT

Mengingat masalah konsistensi batas lintasan sempat menjegal langkahnya di beberapa seri sebelumnya seperti di Singapura—di mana ia lolos dari hukuman penalti berkat suksesnya banding dari tim—pendekatan taktis yang lebih terukur wajib diterapkan. Sang pembalap memilih untuk bermain sedikit lebih aman demi membangun kecepatan secara bertahap tanpa harus mengambil risiko berlebihan.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU