SPONSORED

Davide Tardozzi Bela Marc Marquez Terkait Isu Keamanan MotoGP Qatar 2026

Notifikasi
Rifki Haryadi
Rifki Haryadi
0
Davide Tardozzi Bela Marc Marquez Terkait Isu Keamanan MotoGP Qatar 2026
TO NEWS OVERVIEW
Riders have asked for guarantees from Dorna about going to Qatar © Gold and Goose

Manajer Tim Ducati, Davide Tardozzi, melontarkan kritik keras kepada para pembalap yang memilih bungkam di hadapan para petinggi kejuaraan, di tengah kontroversi sikap Marc Marquez menjelang seri MotoGP Qatar. Ketidakpastian menyelimuti kalender balap setelah konflik di kawasan Teluk memicu kekhawatiran serius di kalangan paddock, memaksa para pembalap mengadakan pertemuan rahasia selama akhir pekan Grand Prix Australia untuk menuntut jaminan keselamatan mutlak dari penyelenggara.

Situasi memanas ketika Marquez memilih bungkam saat dimintai keterangan oleh awak media di Phillip Island, sebuah gestur yang langsung diinterpretasikan sebagian pihak sebagai bentuk penolakan terselubung untuk terbang ke Timur Tengah. Tuduhan miring ini langsung dibantah mentah-mentah oleh petinggi skuad Borgo Panigale, yang menilai pembalap bintangnya tersebut justru bersikap sangat cerdas dalam memediasi situasi pelik ini demi kepentingan bersama seluruh grid.

Dalam wawancaranya dengan media Italia, Tardozzi mengungkapkan kekecewaannya terhadap mentalitas sebagian besar pembalap yang lantang menyuarakan protes di luar ruangan resmi, namun terdiam seribu bahasa ketika berhadapan langsung dengan promotor. Menurutnya, pembalap asal Spanyol tersebut tidak pernah secara terang-terangan menyatakan keengganan untuk berlomba, melainkan mengambil peran sentral untuk menuntut adanya rencana evakuasi darurat serta protokol keamanan yang komprehensif.

Jack Miller Kecewa Berat GP Australia Dibatalkan: Sulit Diterima
Baca JugaJack Miller Kecewa Berat GP Australia Dibatalkan: Sulit Diterima

"Mengenai Marc, dia adalah sosok yang paling karismatik; begitu banyak pembalap yang mengekspresikan opini di luar jauh lebih keras daripada Marc, kemudian ketika tiba pada pertemuan di depan penyelenggara, mereka tetap bungkam," ujar Tardozzi kepada Sky Italy. Ia menegaskan bahwa juara dunia tersebut bertindak sebagai representasi suara para pembalap lain yang tidak memiliki keberanian bersuara secara langsung di hadapan pihak otoritas tertinggi.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, bos tim pabrikan asal Italia itu menekankan bahwa tuntutan yang dilayangkan peraih enam gelar kelas premier tersebut murni berfokus pada mitigasi risiko dan kepastian regulasi darurat, bukan bentuk sabotase kalender balapan. Penegasan ini sekaligus meredam spekulasi liar yang berkembang di media sosial, menegaskan bahwa keselamatan seluruh anggota paddock tetap menjadi prioritas utama di tengah situasi geopolitik yang penuh tantangan.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU