SPONSORED

Kesalahan FIA Bikin Pembalap Kehilangan Tenaga Penuh di Kualifikasi Sprint

Notifikasi
Farhan Ariadi
Farhan Ariadi
0
Kesalahan FIA Bikin Pembalap Kehilangan Tenaga Penuh di Kualifikasi Sprint
TO NEWS OVERVIEW
Kesalahan FIA Bikin Pembalap Kehilangan Tenaga Penuh di Kualifikasi Sprint

Sebuah kesalahan operasional yang dilakukan oleh FIA menyebabkan tidak semua mobil Formula 1 mendapatkan tenaga mesin penuh selama putaran penentu di bagian pertama kualifikasi sprint Grand Prix Singapura. Insiden bermula ketika sesi SQ1 pada hari Jumat terpaksa dihentikan melalui pengibaran bendera merah akibat insiden yang dialami oleh pembalap Sergio Perez yang mematahkan sayap depan mobil Cadillac miliknya di lintasan jalan raya Marina Bay.

Ketika sesi akhirnya dilanjutkan dengan sisa waktu enam menit yang tersedia, durasi tersebut sebenarnya cukup bagi para pembalap untuk menyelesaikan dua putaran cepat. Namun, rencana lintasan setiap tim tidak berjalan seragam, dan tergantung pada waktu pelepasan ke trek, sejumlah pembalap harus menerima kenyataan pahit karena mendapati tenaga mesin yang jauh lebih sedikit dari yang seharusnya mereka proyeksikan di atas kertas.

Beberapa pembalap langsung menyuarakan kebingungan mereka melalui komunikasi radio tim bahkan saat mereka masih berjuang menyelesaikan putaran cepat di lintasan. Mereka melaporkan bahwa mobil hanya mendapati mode penyaluran tenaga balapan normal, alih-alih menggunakan kapabilitas penuh energi listrik dan penyaluran tenaga maksimal yang biasanya diaktifkan secara otomatis dalam sesi kualifikasi resmi.

Kesalahan Manusia Picu Masalah Overtake Mode GP Singapura
Baca JugaKesalahan Manusia Picu Masalah Overtake Mode GP Singapura

Pembalap George Russell bahkan sempat diberi tahu oleh insinyurnya di tengah sesi bahwa permasalahan tersebut bersumber dari kendala pengaturan perangkat kendali balap. Pengawas balapan kemudian mengonfirmasi bahwa kendala teknis manusia ini berdampak secara merata ke berbagai garasi tim tanpa terkecuali, menciptakan disparitas performa yang cukup mencolok di antara para kontestan.

ADVERTISEMENT

Usut punya usut, selama periode bendera merah berlangsung, mode salip yang memberikan hak akses penggunaan energi maksimum dibanding batasan regulasi balap normal sempat dinonaktifkan secara prosedur. Kesalahan manusia di ruang kontrol balap membuat fitur krusial ini lupa diaktifkan kembali secara penuh setelah mobil-mobil diizinkan keluar dari jalur pit.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU