Spekulasi mengenai masa depan Josh Pierson akhirnya terjawab setelah AJ Foyt Racing secara resmi mengumumkan bahwa pembalap muda asal Amerika Serikat tersebut akan memperkuat skuad mereka pada ajang IndyCar musim 2027 mendatang. Kepastian ini sekaligus menandai babak baru dalam karier balap single-seater sang pembalap setelah melalui perjalanan panjang di berbagai kategori balap internasional.
Perjalanan Pierson menuju kasta tertinggi balap roda terbuka Amerika Serikat ini tidak diraih dengan instan. Selama empat musim berkiprah di ajang Indy Nxt, ia sempat kesulitan meraih hasil optimal tanpa satu pun kemenangan atau pole position hingga dua pekan pemungkas kejuaraan. Titik balik kariernya terjadi ketika ia sukses mengamankan pole position beruntun di Milwaukee Mile serta Laguna Seca, yang kemudian dikonversikan menjadi kemenangan perdananya di ajang tersebut.
Meski sempat mengalami masalah teknis dan gagal finis pada balapan penutup musim yang membuatnya harus puas berada di peringkat ke-11 klasemen akhir, performa gemilangnya di akhir musim sudah cukup menarik perhatian tim mapan. Pihak Larry Foyt selaku presiden tim bahkan telah memberikan kesempatan bagi Pierson untuk menjalani sesi pengujian menggunakan sasis IndyCar generasi sebelumnya hingga mobil generasi terbaru di sirkuit jalan raya Indianapolis Motor Speedway.

"Membalap di IndyCar telah menjadi impian saya selama yang bisa saya ingat," ujar pembalap berusia 20 tahun tersebut. Berbagai pengalaman balap yang telah ia jalani selama ini diyakini menjadi modal berharga dalam menghadapi persaingan ketat di level tertinggi. "Berbagai ragam balapan yang telah saya jalani semuanya bermuara sebagai persiapan untuk kesempatan luar biasa ini. Saya berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung saya."
Sebelum menembus ajang IndyCar, rekam jejak Pierson tergolong sangat padat di berbagai kejuaraan dunia. Memulai karier single-seater pada tahun 2020 di ajang F1600 Championship Series dan USF2000, ia kemudian beralih ke balap ketahanan mobil sport atau sportscar. Ia bahkan tercatat sebagai pembalap termuda yang pernah membalap di ajang Le Mans 24 Hours pada usia 16 tahun, serta mencatatkan kemenangan kelas LMP2 di ajang World Endurance Championship.
Menanggapi perekrutan pembalap barunya ini, AJ Foyt melalui manajemen tim menyampaikan apresiasi tinggi terhadap latar belakang sang pembalap. Sang presiden tim menegaskan bahwa sedikit sekali pembalap seusianya yang memiliki kedalaman pengalaman sekompleks dirinya, ditambah tingkat kedewasaan serta etos kerja yang luar biasa di dalam maupun di luar lintasan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!