Jorge Martin mengakui kehilangan kepercayaan diri saat melakukan time attack setelah mengalami masalah grip depan yang membuatnya gagal mengamankan tiket langsung ke Q2 pada MotoGP Ceko 2026 di Brno. Pembalap Aprilia itu hanya terpaut 0,011 detik dari posisi sepuluh besar pada sesi Practice Jumat.
Hasil tersebut menjadi pukulan tambahan bagi Martin yang sudah datang ke Brno dengan beban dua long lap penalty akibat insiden lap pertama Grand Prix Hungaria. Kegagalan lolos langsung ke Q2 membuat peluangnya untuk memperebutkan posisi depan pada Sprint maupun balapan utama menjadi semakin sulit.
Meski demikian, Martin menilai kondisi fisiknya jauh lebih baik dibanding perkiraannya sebelum akhir pekan dimulai. Ia mengaku tidak merasakan keterbatasan saat mengendarai motor, meskipun masih merasakan dampak cedera ketika berada di luar lintasan.

“Saya merasa sangat menikmati motor. Secara fisik saya jauh lebih baik dari yang saya perkirakan. Saat berkendara saya tidak merasakan keterbatasan apa pun, tetapi secara keseluruhan saya merasakan feeling yang sangat rendah pada bagian depan motor sepanjang sesi,” kata Martin.
Menurut juara dunia MotoGP 2024 tersebut, masalah utama muncul dari kurangnya grip ban depan yang membuatnya kehilangan kepercayaan diri saat memasuki fase penentuan waktu. Meskipun terus mencatat peningkatan di setiap run, ia merasa tidak memiliki sensasi yang dibutuhkan untuk menyerang catatan waktu secara maksimal.
Martin menjelaskan bahwa persoalan grip depan bukan pertama kali terjadi musim ini. Ia menyebut gejala serupa juga muncul di Mugello dan Hungaria, sehingga tim masih berusaha memahami penyebab sebenarnya dari penurunan performa tersebut.
“Saya pikir ada sesuatu pada ban depan dan setelah itu saya kehilangan kepercayaan diri. Saat time attack saya tidak memiliki percikan itu untuk benar-benar mendorong motor. Kami tidak benar-benar memahami penyebabnya dan perlu menganalisis apa yang sedang terjadi,” ujarnya.
Situasi tersebut semakin kontras jika dibandingkan dengan performa pembalap Aprilia lainnya. Marco Bezzecchi berhasil menempati posisi kedua pada sesi Practice, sementara Ai Ogura memimpin sesi dan Raul Fernandez juga menembus sepuluh besar. Kondisi itu membuat Martin meyakini ada sesuatu yang berbeda pada paket motornya dibanding pembalap Aprilia lainnya.
Selain fokus pada performa, Martin juga memanfaatkan sesi Jumat untuk berlatih menjalani long lap penalty yang harus ia selesaikan saat balapan Minggu. Pembalap Spanyol itu mencoba beberapa jalur berbeda untuk mengetahui area dengan kehilangan waktu paling kecil.
Martin mengungkapkan sempat mendapat informasi bahwa dirinya boleh menggunakan area hijau di sekitar jalur long lap penalty. Namun setelah muncul keberatan dari beberapa tim lain, arahan tersebut berubah dan ia tidak lagi diperbolehkan mengambil jalur tersebut.
Meski harus memulai Sabtu dari Q1, Martin tetap optimistis dapat memperbaiki situasi. Ia percaya masalah yang mengganggu performanya pada Jumat bisa diidentifikasi oleh tim dan berharap dapat kembali bersaing dengan para pembalap tercepat Aprilia saat kualifikasi dan Sprint berlangsung di Brno.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!