Pembalap Spanyol Jorge Martin secara terbuka mengakui bahwa dirinya mengambil pertaruhan besar dalam kariernya ketika memutuskan turun ke lintasan pada sesi latihan bebas pertama di sirkuit Sepang. Sang juara dunia 2024 tersebut baru saja mendapatkan lampu hijau dari tim medis untuk menguji batas fisik cederanya di atas kuda besi kelas premier.
Keputusan tersebut tentu tidak diambil tanpa ancaman serius terhadap kondisi fisiknya. Dalam wawancara eksklusif bersama Dazn Spanyol, ia tidak menutup-nutupi potensi bahaya yang mengintai jika dirinya mengalami insiden di atas lintasan. Konsekuensi terburuk dapat membuat tulang yang mengalami retak tersebut patah sepenuhnya akibat benturan sekecil apa pun saat mengaspal.
Dilansir dari FormulaPassion, ia menyatakan bahwa situasi ini murni soal bagaimana dirinya mampu menahan rasa sakit yang mendominasi tangan kanannya. Tekad kuat untuk mempertahankan asa di jalur perebutan gelar juara dunia menjadi alasan utama mengapa ia memilih memaksakan diri alih-alih beristirahat total di rumah dengan balutan gips selama sebulan penuh.

Langkah awal ini akan dievaluasi secara ketat oleh Dr. Charte selepas sesi latihan pembuka untuk menentukan apakah kondisi fisik sang rider sanggup menahan kerasnya tekanan motor prototipe sepanjang akhir pekan balap. Ekspektasi pribadi dipatok rendah mengingat kondisi tulang radius distal yang belum pulih sepenuhnya dari cedera sebelumnya.
Tekanan psikologis dan fisik kini berada di pundak sang bintang Aprilia untuk membuktikan kapasitasnya di tengah kepungan para rival. Jika bukan karena ambisi besar mempertahankan mahkota juara, opsi terbaik yang masuk akal adalah absen hingga seri Portimao demi keselamatan jangka panjang karier balapnya.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!