Joan Mir optimistis menghadapi debut MotoGP Hongaria 2025 di Balaton Park, menyebut lintasan ini menawarkan “banyak peluang overtake” berkat karakteristiknya yang unik. Bersama Honda HRC Castrol, Mir melihat potensi untuk bersaing di sirkuit baru ini, meskipun tantangan adaptasi bagi pembalap dan motor tetap besar.
Balaton Park, yang kembali menggelar MotoGP Hongaria setelah absen sejak 1992, memiliki tata letak dengan zona pengereman keras dan chicane berkecepatan rendah. Mir, dalam konferensi pers pra-balapan, menggambarkan lintasan ini sebagai “sangat kecil dan ketat,” berbeda dari kebanyakan sirkuit di kalender MotoGP. “Saya melakukan beberapa putaran dengan sepeda. Ini trek yang berbeda, dengan banyak titik pengereman dan peluang overtake,” ujarnya. Ia membandingkan sektor satu dengan chicane di Red Bull Ring dan sektor dua dengan tikungan cepat di Mandalika.

Meski Francesco Bagnaia mengkritik lintasan ini kurang cocok untuk motor MotoGP modern, Mir melihatnya sebagai peluang. “Trek baru memberi kesempatan bagi semua untuk unjuk kemampuan,” katanya. Namun, ia menekankan pentingnya adaptasi cepat motor Honda RC213V. “Jika kami terlalu banyak bermain dengan pengaturan, akan sulit. Saya akan memberikan 100 persen,” tambahnya. Mir berharap karakter stop-and-go lintasan ini dapat menghasilkan balapan menarik bagi penonton.
Mir mengakui risiko di tikungan awal Balaton Park, terutama setelah insiden tabrakan di balapan World Superbike Juli lalu. “Start selalu berisiko, apalagi di tikungan lambat, karena pembalap cenderung lebih berani,” ujarnya. Ia membandingkannya dengan tikungan pertama di Barcelona, yang juga berbahaya meski lebih cepat. Mir tetap fokus untuk memaksimalkan performa di sesi latihan pembuka.
Dengan sirkuit baru ini, Mir dan Honda berpeluang mengejutkan, terutama melawan pembalap seperti Marc Marquez dan Pedro Acosta. Konsistensi dan pengaturan motor akan menentukan hasil. Untuk pembaruan MotoGP, kunjungi SPORTRIK.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Marco Bezzecchi
Aprilia Racing
|
128 |
|
2
|
|
Jorge Martin
Aprilia Racing
|
127 |
|
3
|
|
Fabio Di Giannantonio
Pertamina Enduro VR46 Racing Team
|
84 |
|
4
|
|
Pedro Acosta
Red Bull KTM Factory Racing
|
83 |
|
5
|
|
Ai Ogura
Trackhouse MotoGP Team
|
67 |
|
6
|
|
Raul Fernandez
Trackhouse MotoGP Team
|
62 |
|
7
|
|
Marc Marquez
Ducati Lenovo Team
|
57 |
|
8
|
|
Alex Marquez
BK8 Gresini Racing MotoGP
|
55 |
|
9
|
|
Francesco Bagnaia
Ducati Lenovo Team
|
43 |
|
10
|
|
Enea Bastianini
Red Bull KTM Tech3
|
39 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Aprilia
|
162 |
|
2
|
|
Ducati
|
128 |
|
3
|
|
KTM
|
96 |
|
4
|
|
Honda
|
49 |
|
5
|
|
Yamaha
|
29 |
Baca Juga
Toprak Razgatlioglu mengalami kesulitan adaptasi masif di MotoGP 2026 bersama Prima Pramac Yamaha akibat kendala ban Michelin dan setup motor prototipe.
Joan Mir dikabarkan akan meninggalkan Honda dan mengincar posisi di Gresini Racing. Namun, kendala gaji dan kuota pembalap Spanyol di Ducati menjadi hambatan.
Maverick Vinales ungkap kondisi pemulihan bahu dan opsi kontrak KTM untuk 2027. Kebugaran fisik menjadi faktor penentu masa depan kariernya di MotoGP.
Berlangganan Newsletter
Dapatkan update berita balap terbaru langsung di email Anda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!