SPONSORED

Isack Hadjar Dikecam Eks Pembalap F1 Usai Ngamuk di Radio Tim Red Bull

Notifikasi
Farhan Ariadi
Farhan Ariadi
0
Isack Hadjar Dikecam Eks Pembalap F1 Usai Ngamuk di Radio Tim Red Bull
TO NEWS OVERVIEW
Isack Hadjar was frustrated in Austin

Isack Hadjar baru-baru ini mendapat kecaman tajam menyusul ledakan emosinya di radio tim Red Bull pada balapan Grand Prix Amerika Serikat di Austin. Pembalap muda asal Prancis tersebut meluapkan rasa frustrasinya secara terbuka kepada tim setelah akhir pekan yang diwarnai berbagai kendala teknis pelik di Circuit of the Americas.

Padahal, pembalap berusia 22 tahun itu sempat melakukan pemulihan luar biasa dari akhir pekan yang ia sebut sebagai bencana untuk mengamankan posisi start di baris kedua grid pada tempat ketiga. Namun, momentum positif tersebut langsung menguap ketika ia kehilangan sejumlah posisi akibat start buruk begitu lampu padam dan balapan dimulai.

Kekecewaan Hadjar langsung tumpah melalui saluran radio tim, di mana ia secara terbuka menyalahkan kopling Red Bull sebagai penyebab utama hancurnya balapan yang membuatnya harus puas finis di posisi keenam. Situasi kian runyam bagi sang pembalap karena ia juga mengalami gangguan komunikasi radio yang membuat interaksi dengan para insinyur pit menjadi jauh lebih sulit dari biasanya.

Kimi Antonelli Diserang Virus Jelang Penentuan Gelar F1 2026 di Meksiko
Baca JugaKimi Antonelli Diserang Virus Jelang Penentuan Gelar F1 2026 di Meksiko

Akibat kendala komunikasi tersebut, Hadjar terpaksa kembali ke lintasan dengan pengaturan mesin yang keliru usai melakukan pit stop, yang semakin memperburuk situasi di atas trek. Selepas balapan, Hadjar tidak dapat menyembunyikan kekesalannya kepada media dengan menyatakan bahwa ia telah menjalankan prosedur secara sempurna namun masalah teknis tetap terjadi di luar kendalinya.

ADVERTISEMENT

Komentar pedas dan tuntutan agar Red Bull segera merombak komponen kopling tersebut rupanya memicu reaksi keras dari mantan pembalap F1, Ralf Schumacher. Berbicara dalam siniar Backstage Boxengasse, Schumacher menilai bahwa pembalap muda Red Bull tersebut seharusnya merasa beruntung karena Dr. Helmut Marko tidak lagi berada di dalam struktur tim saat ini.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU