SPONSORED

Insiden Tabrakan Lando Norris dan Oscar Piastri di GP Singapura 2026

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Insiden Tabrakan Lando Norris dan Oscar Piastri di GP Singapura 2026
TO NEWS OVERVIEW
Insiden Tabrakan Lando Norris dan Oscar Piastri di GP Singapura 2026

Prinsipal Tim McLaren, Andrea Stella, meluapkan kekecewaannya yang mendalam setelah insiden tabrakan kontroversial yang melibatkan Lando Norris dan Oscar Piastri pada sesi sprint race Grand Prix Singapura. Insiden yang terjadi di lap terakhir tersebut dinilai sebagai sesuatu yang sama sekali tidak dapat diterima oleh manajemen tim, mengingat kerugian besar yang harus ditanggung oleh skuad Woking dalam perebutan gelar juara dunia Formula 1.

Ketegangan memuncak ketika balapan sprint basah yang berlangsung sebanyak 20 lap itu memasuki tikungan terakhir. Lando Norris mencoba melakukan manuver nekat dari sisi dalam di Tikungan 5, namun celah yang menutup membuat kontak tidak terhindarkan dan menghantam bagian kanan belakang mobil rekan setimnya. Benturan keras tersebut langsung mengirim kedua mobil berputar, memaksa Oscar Piastri tersingkir lebih awal dengan kerusakan parah pada bagian belakang mobil MCL40, sementara Lando Norris harus puas P8.

Para pengawas balapan atau steward langsung memanggil kedua pembalap selepas balapan berakhir untuk menginvestigasi insiden tersebut. Berdasarkan keputusan resmi, steward memutuskan untuk tidak memberikan penalti lebih lanjut karena menilai kedua pembalap sama-sama memberikan kontribusi atas terjadinya insiden dan tidak ada satu pihak pun yang sepenuhnya harus disalahkan atas benturan di tikungan tersebut.

Insiden Norris dan Piastri di GP Singapura 2026: Stella Murka
Baca JugaInsiden Norris dan Piastri di GP Singapura 2026: Stella Murka

Meskipun lolos dari sanksi steward, insiden ini tetap mendatangkan kerugian finansial yang masif serta hilangnya poin krusial bagi McLaren. Tim mekanik terpaksa bekerja ekstra keras untuk memperbaiki kerusakan yang dialami mobil Oscar Piastri, termasuk mengganti girboks dalam waktu singkat, yang membebani anggaran dan sumber daya tim di tengah kalender Formula 1 yang sangat padat musim ini.

ADVERTISEMENT

Andrea Stella menegaskan bahwa insiden seperti ini tidak boleh terulang kembali mengingat aturan keterlibatan tim atau yang dikenal sebagai Papaya Rules telah diperketat menyusul beberapa senggolan sebelumnya. Dalam wawancaranya kepada Sky, ia menyatakan bahwa kepentingan tim berada jauh di atas segalanya dan tidak ada ruang bagi ego individu yang dapat merugikan hasil kolektif di lintasan.

McLaren di GP Singapura
Lando Norris dan Oscar Piastri terlibat insiden di GP Singapura. (Foto: Andy Hone/LAT Images via Getty Images)

Oscar Piastri sendiri mengungkapkan bahwa rekan setimnya tersebut telah menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada dirinya dan seluruh anggota garasi. Pembalap asal Australia itu memilih untuk bersikap tenang dan menekankan bahwa insiden semacam itu sama sekali tidak diperlukan, terutama mengingat beban kerja mekanik serta potensi poin yang terbuang sia-sia akibat kecerobohan di lap pamungkas.

Di sisi lain, Lando Norris juga sepakat dengan analisis para steward bahwa kedua belah pihak mempunyai andil dan ruang untuk melakukan tindakan yang lebih baik guna menghindari senggolan. Kedua pembalap dilaporkan telah duduk bersama untuk membahas masalah tersebut secara internal di balik pintu tertutup demi menjaga keharmonisan skuad menjelang sisa seri balapan berikutnya musim ini.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU