SPONSORED

Insiden Panas FP2 GP Meksiko 2026: Verstappen dan Lawson Senggolan

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Insiden Panas FP2 GP Meksiko 2026: Verstappen dan Lawson Senggolan
TO NEWS OVERVIEW
Insiden Panas FP2 GP Meksiko 2026: Verstappen dan Lawson Senggolan

Ketegangan tak terduga mendadak meletus di dalam kubu keluarga besar Red Bull ketika sesi latihan bebas kedua Grand Prix Meksiko diwarnai oleh insiden senggolan kontroversial antara Max Verstappen dan Liam Lawson. Suasana di paddock langsung memanas setelah kedua pembalap yang berada di bawah naungan payung energi terpusat itu terlibat dalam gesekan roda di area trek lambat yang ikonik.

Peristiwa menegangkan tersebut terjadi di bagian sirkuit yang melalui area stadion bisbol menjelang lurusan utama. Sang juara dunia empat kali sedang melaju kencang dalam upaya catatan waktu cepatnya, sementara pembalap muda asal Selandia Baru tersebut tengah menjalani putaran pemanasan namun gagal memberikan ruang yang layak bagi mobil di belakangnya.

Kedua kendaraan sempat hampir bersenggolan di bagian tikungan S sebelum akhirnya benar-benar bertabrakan saat keluar dari area tribun penonton. Situasi semakin runyam karena pemegang mobil bernomor #3 tersebut merasa terdorong keluar lintasan dan mencoba mempertahankan posisinya, yang justru berujung pada benturan keras antar kedua kendaraan di atas aspal.

Insiden Paddock F1 GP Meksiko: Isack Hadjar Dorong Penggemar
Baca JugaInsiden Paddock F1 GP Meksiko: Isack Hadjar Dorong Penggemar

Akibat insiden tersebut, pengawas balapan terpaksa mengibarkan bendera merah untuk menghentikan sesi latihan sementara waktu demi membersihkan serpihan komponen serat karbon yang berserakan di jalur balap. Puing-puing dari mobil Red Bull dan kendaraan Racing Bulls bernomor #30 tampak memenuhi racing line ideal di tikungan krusial tersebut.

ADVERTISEMENT

Reaksi panas langsung terasa melalui saluran radio tim masing-masing sesaat setelah kejadian berlangsung di lintasan. Pembalap asal Belanda itu tampak meluapkan kekesalannya dengan gestur tangan, sementara rival satu akademi membalas lewat komunikasi radio dengan nada tinggi, mengeluhkan bahwa lawannya menabraknya secara langsung seperti yang kerap terjadi di setiap akhir pekan balapan.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU