SPONSORED

Honda Pilih Joan Mir dan Luca Marini untuk Tes 850cc

Notifikasi
Jean Martin
Jean Martin
0
Honda Pilih Joan Mir dan Luca Marini untuk Tes 850cc TO NEWS OVERVIEW
© Michelin

MotoGP, Sportrik Media - Honda memilih Joan Mir dan Luca Marini untuk menjalani tes perdana motor MotoGP 850cc bersama pembalap reguler di Brno, Senin setelah Grand Prix Ceko 2026. Keputusan tersebut tetap diambil meski kedua pembalap diperkirakan meninggalkan tim pabrikan HRC pada akhir musim.

Mir dan Marini akan mencoba prototipe yang disiapkan untuk regulasi MotoGP 2027 sekaligus ban baru dari Pirelli. Tes itu menjadi kesempatan awal bagi Honda untuk memperoleh perbandingan langsung antara karakter RC213V saat ini dan konsep motor berkapasitas 850cc yang akan digunakan pada era regulasi berikutnya.

Pemilihan kedua pembalap sempat menjadi perhatian karena Honda berpotensi memberikan informasi penting kepada calon rival. Mir disebut akan bergabung dengan Gresini Racing dan menggunakan motor Ducati pada 2027, sementara masa depan Marini belum dipastikan. Honda, bagaimanapun, menilai pengalaman pengembangan mereka lebih bernilai dibandingkan risiko perpindahan pengetahuan teknis.

Alex Marquez Dinyatakan Fit untuk MotoGP Brno 2026
Baca JugaAlex Marquez Dinyatakan Fit untuk MotoGP Brno 2026

“Saya pikir itu merupakan keputusan yang cerdas. Honda sedang mencoba mengembangkan motor baru, dan mereka memiliki dua pembalap yang mengembangkan motor ini dalam beberapa tahun terakhir. Kemajuannya juga terlihat, jadi saya tidak melihat alasan untuk tidak melakukannya,” kata Mir.

ADVERTISEMENT
© Michelin

Mir dan Marini telah menjadi bagian penting dalam proses peningkatan performa Honda setelah pabrikan Jepang tersebut melewati periode sulit. Keduanya memahami perubahan karakter sasis, elektronik, aerodinamika, engine braking, dan distribusi grip pada motor Honda. Kontinuitas tersebut memungkinkan insinyur membandingkan prototipe 850cc menggunakan referensi yang telah dibangun selama beberapa musim.

Masukan pembalap akan sangat penting karena motor 2027 tidak hanya menggunakan kapasitas mesin lebih kecil. Perubahan regulasi juga melibatkan ban Pirelli, pengurangan perangkat aerodinamika, dan hilangnya sistem pengatur ketinggian motor. Kombinasi tersebut akan mengubah karakter pengereman, kecepatan menikung, traksi, dan penyaluran tenaga sepanjang satu putaran.

Mir menilai tes Brno juga memiliki nilai besar bagi Pirelli. Produsen ban tersebut membutuhkan data dari pembalap MotoGP untuk mengembangkan konstruksi, profil, dan kompon yang sesuai dengan tenaga serta beban aerodinamika motor generasi baru. Umpan balik mengenai grip depan, stabilitas pengereman, dan degradasi belakang akan membantu Pirelli mempersiapkan produk sebelum musim 2027 dimulai.

ADVERTISEMENT

“Kami juga akan memberikan masukan yang baik kepada Pirelli. Itu penting agar mereka dapat melakukan pengembangan dan tiba dengan persiapan yang baik untuk musim depan,” ujar Mir.

Marini menyebut tes tersebut akan menarik karena setiap pabrikan diperkirakan telah memiliki dasar pengembangan yang cukup matang. Menurutnya, ban Pirelli juga telah memperlihatkan arah yang positif, tetapi penilaian sebenarnya baru dapat diberikan setelah motor digunakan langsung dalam kondisi Brno.

“Saya pikir setiap pabrikan sudah berada pada tahap yang baik dengan dasar yang bagus. Ban Pirelli juga terlihat sudah berada dalam arah yang tepat. Kita akan melihat setelah Senin seperti apa masukannya,” kata Marini.

ADVERTISEMENT

Meski demikian, Marini tidak melihat tes tersebut sebagai audisi untuk memperoleh kursi MotoGP 2027. Pembalap Italia itu menilai satu hari pengujian tidak akan mengubah keputusan mengenai masa depannya. Fokus utamanya adalah memberikan data yang akurat kepada Honda dan membantu pabrikan menentukan arah pengembangan prototipe.

Keputusan Honda berbeda dari pendekatan beberapa rival. Yamaha tidak memilih calon pembalap Honda, Fabio Quartararo, untuk pengujian motor masa depan, sedangkan Ducati tidak memasukkan Pecco Bagnaia dalam rencana tesnya. Honda justru mempertahankan Mir dan Marini karena keduanya memiliki pengalaman langsung terhadap kelemahan serta kemajuan motor saat ini.

Pembalap rookie Diogo Moreira, yang telah memiliki kontrak Honda untuk musim depan, belum mendapat kepastian mengenai keterlibatannya. Pembalap LCR tersebut menyatakan ingin mengikuti tes karena motor itu akan menjadi dasar paket 2027, tetapi keputusan akhir masih harus dibicarakan bersama tim dan pabrikan.

ADVERTISEMENT

“Saya belum tahu. Kami perlu membicarakannya. Tentu saja saya ingin mencoba karena ini motor baru dan saya tersedia, tetapi kita akan lihat,” kata Moreira.

Jumlah motor prototipe dan ban yang tersedia diperkirakan membatasi setiap pabrikan hanya pada dua motor. Tes akan digelar secara tertutup tanpa akses media dan tanpa pencatatan waktu resmi. Karena itu, fokus utama bukan membandingkan catatan lap antarpabrikan, melainkan mengumpulkan data mengenai karakter mesin, sasis, elektronik, dan ban.

Honda kini harus menggunakan informasi Mir dan Marini untuk mempercepat program 2027 sebelum keduanya meninggalkan tim pabrikan. Tes Brno akan menunjukkan apakah pengalaman mereka dapat membantu Honda membangun dasar yang kompetitif, sekaligus menentukan arah kerja berikutnya menuju fase pengujian motor 850cc selanjutnya.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU