Honda mengonfirmasi bahwa upgrade besar untuk power unit mereka siap digunakan pada Grand Prix Belanda akhir pekan ini. Kabar ini menjadi dorongan signifikan bagi Aston Martin, yang baru saja memperkenalkan paket upgrade besar di Hungaria sebelum jeda musim panas.
Manajer trek dan chief engineer Honda, Shintaro Orihara, mengungkapkan bahwa upgrade ini merupakan langkah nyata untuk memperbaiki performa mesin yang selama ini menjadi kelemahan utama. Sejak regulasi power unit baru berlaku, Honda memang kesulitan bersaing dalam hal reliabilitas dan tenaga.
Meski begitu, Orihara enggan membeberkan perkiraan waktu lap yang bisa dipangkas. Ia menegaskan bahwa di Formula 1, tidak ada yang namanya solusi ajaib. "Kami harus realistis. Upgrade ini bukan keajaiban, tapi kami yakin ini adalah langkah yang baik," ujarnya kepada media, termasuk RacingNews365.

Di Hungaria, Aston Martin berhasil memangkas sekitar dua detik dengan mobil spesifikasi B yang efektif. Kini, dengan mesin anyar dari Honda, harapan besar muncul untuk semakin mendekatkan diri ke tim-tim papan atas. "Setiap 50 atau 100 milidetik sangat penting untuk memperbaiki posisi kami," tambah Orihara.
Kabar baik lainnya, Honda memastikan tidak akan ada penalti grid akhir pekan ini. Namun, upgrade mesin besar berikutnya baru akan datang pada 2027. "Ini satu-satunya upgrade besar tahun ini. Jika kami menemukan solusi kecil yang bisa meningkatkan performa, itu mungkin, tapi upgrade besar berikutnya di 2027," jelas Orihara.
Keputusan ini tentu menjadi sinyal bahwa Aston Martin serius mengejar ketertinggalan. Dengan kombinasi sasis anyar dan mesin yang lebih bertenaga, GP Belanda akan menjadi ujian sesungguhnya seberapa jauh mereka bisa melompat.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!