SPONSORED

Hiyu Yamakoshi Debut F2 di Baku, Gantikan Varrone

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Hiyu Yamakoshi Debut F2 di Baku, Gantikan Varrone
TO NEWS OVERVIEW
Hiyu Yamakoshi Debut F2 di Baku, Gantikan Varrone

Hiyu Yamakoshi akan melangkah ke panggung Formula 2 untuk pertama kalinya. Pembalap muda Jepang itu dipastikan mengisi kursi Van Amersfoort Racing (VAR) pada putaran berikutnya di Sirkuit Baku, Azerbaijan, menggantikan Nico Varrone. Keputusan ini menandai kelanjutan kurva pembelajaran Yamakoshi yang terus menanjak di kategori junior.

Bagi Hiyu Yamakoshi, debut ini bukan sekadar promosi biasa. Usianya baru 19 tahun, tetapi ia sudah menunjukkan sinyal kematangan di Formula 3 musim ini. Satu pole position dan tiga podium—dengan podium terakhir diraih di Sprint Race Monza—membuatnya menembus posisi 10 besar klasemen di musim perdananya. Catatan itu cukup untuk meyakinkan VAR bahwa ia siap menghadapi tantangan F2 yang jauh lebih kompetitif.

“Saya sangat senang mendapat kesempatan debut di Formula 2 bersama VAR. Saya sudah menjadi bagian dari tim ini sejak era F4, jadi naik bersama ke F2 membuat momen ini terasa sangat istimewa. Saya tidak sabar untuk belajar sebanyak mungkin sepanjang akhir pekan, bekerja dengan tim, dan memaksimalkan pengalaman ini,” ujar Yamakoshi dalam pernyataan resminya.

Freddie Slater, Junior Pertama Audi, Melaju ke F2 2027
Baca JugaFreddie Slater, Junior Pertama Audi, Melaju ke F2 2027

Kepercayaan Van Amersfoort terhadap Yamakoshi bukan tanpa alasan. Tim principal Brad Joyce menyebut bahwa pembalap Jepang itu telah menunjukkan progres signifikan sepanjang musim dan kemampuan adaptasi yang cepat. “Kami senang bisa memberi Hiyu kesempatan debut di F2 di Baku. Dia telah membuat kemajuan besar musim ini dan menunjukkan kecepatan di F3, dengan beberapa hasil penting di musim pertamanya. Kami sudah bekerja dengannya selama tiga tahun, jadi kami tahu betul pendekatannya dan kemampuan belajarnya. Ini akan menjadi tantangan baru, dan kami tak sabar bekerja sama sepanjang akhir pekan,” kata Joyce.

ADVERTISEMENT

Keputusan ini juga berarti Nico Varrone harus mengakhiri kiprahnya bersama VAR di F2 lebih cepat. Joyce tidak lupa menyampaikan apresiasi kepada pembalap Argentina tersebut. “Kami juga ingin berterima kasih kepada Nico atas kerja kerasnya bersama tim musim ini. Dia adalah anggota berharga di skuad F2 kami dan kami sangat menghargai kehadirannya. Datang dari balap mobil sport, transisi ke Formula 2 adalah perubahan besar, tetapi Nico beradaptasi dengan sangat baik. Dia menerima tantangan itu dan menunjukkan kemampuan menyesuaikan diri dengan cepat. Kami mendoakan yang terbaik untuk langkah kariernya selanjutnya,” tambahnya.

Debut Yamakoshi di Baku akan menjadi ujian berat. Sirkuit jalanan Azerbaijan terkenal sempit, cepat, dan minim toleransi kesalahan. Bagi pembalap yang belum pernah mengendarai mobil F2, tekanan di sesi kualifikasi dan balapan akan sangat tinggi. Namun, rekam jejaknya di F3—terutama kemampuan mencetak pole di trek yang menuntut presisi—menjadi modal berharga. VAR pun berharap Yamakoshi bisa memanfaatkan momentum ini untuk mengumpulkan data dan pengalaman, bukan sekadar mengisi kursi kosong.

Yang menarik, debut ini juga mempertegas jalur pembinaan VAR. Yamakoshi adalah produk akademi tim yang naik level secara bertahap, dari F4 hingga F3, dan kini F2. Jika ia mampu tampil solid di Baku, bukan tidak mungkin pintu menuju kursi penuh waktu di F2 musim depan akan terbuka. Untuk sementara, fokusnya jelas: belajar cepat, bertahan dari tembok, dan menunjukkan bahwa kepercayaan Van Amersfoort tidak salah alamat.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU