SPONSORED

Hasil Practice MotoGP Qatar 2026: Di Giannantonio Pecahkan Rekor Lap di Lusail

Notifikasi
Sportrik Media
Sportrik Media
0 Google Add us as preferred source
Hasil Practice MotoGP Qatar 2026: Di Giannantonio Pecahkan Rekor Lap di Lusail
TO NEWS OVERVIEW
© VR46 Racing Team

Sirkuit Internasional Lusail kembali menjadi panggung drama yang intens. Di tengah gemerlap lampu sorot gurun Qatar, Fabio di Giannantonio berhasil mencuri perhatian dengan memuncaki sesi Practice MotoGP Qatar 2026. Pembalap VR46 Racing Team ini mencatatkan waktu 1 menit 50,406 detik, sebuah rekor lap baru yang membuktikan bahwa talenta murni mampu menutupi keterbatasan teknis.

Namun, di balik catatan waktu yang impresif, terdapat perasaan campur aduk yang menghantui sang pembalap. Meskipun menjadi yang tercepat, Di Giannantonio masih bergelut dengan masalah defisit kecepatan puncak (top speed) pada motor GP26 miliknya. Ia tercatat berada di posisi ke-12 dalam perangkap kecepatan, terpaut 5,5 km/jam lebih lambat dibandingkan motor spesifikasi pabrikan lainnya.

“Perasaan yang manis tapi pahit, sejujurnya,” ujar Di Giannantonio kepada MotoGP.com. “Saya sangat senang dengan hasil akhir hari ini, catatan waktu saya, dan feeling di atas motor. Namun, ada perasaan pahit karena kami menyadari bahwa mungkin telah melakukan beberapa kesalahan di seri-seri sebelumnya.”

Hasil Practice MotoGP Qatar 2026: Pecco Bagnaia Kembali ke Performa Terbaik, Klaim Rasakan Sensasi Rider Pabrikan
Baca JugaHasil Practice MotoGP Qatar 2026: Pecco Bagnaia Kembali ke Performa Terbaik, Klaim Rasakan Sensasi Rider Pabrikan

Peningkatan performa yang ia tunjukkan di sore hari merupakan hasil dari perubahan krusial pada sektor pengereman dan saat memasuki tikungan. Setelah sempat tertinggal dua detik dari Marc Marquez pada sesi pagi, tim VR46 berhasil menemukan set-up yang lebih kompetitif. Marquez sendiri, yang kini memimpin klasemen sementara, tampil solid dan mengamankan posisi kedua, menegaskan posisinya sebagai penantang utama gelar juara dunia.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing menunjukkan ritme balap yang konsisten dan menempati posisi ketiga. Meski demikian, Di Giannantonio tetap optimistis menatap sesi kualifikasi. “Saya tidak pernah kesulitan di sini terkait ritme balap. Saya rasa kami memiliki motor yang mumpuni untuk menjaga degradasi ban. Namun, prioritas utama kami sekarang adalah melakukan kualifikasi dengan sempurna,” tambahnya.

Persaingan di Lusail semakin memanas. Dengan Marquez yang terus mengintai dan masalah teknis yang masih membayangi tim Ducati, sesi kualifikasi besok dipastikan akan menjadi penentu krusial bagi ambisi para pembalap di seri penutup musim ini.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU