Lewis Hamilton mengakui bahwa kecepatan lurus Mercedes di Monza menjadi kekhawatiran besar bagi timnya menjelang Grand Prix Italia. Meski Ferrari membawa upgrade mesin dan tampil impresif di sesi latihan pertama, keunggulan Mercedes di trek lurus membuat Hamilton berpikir keras.
Pada FP2, George Russell berhasil menjadi yang tercepat untuk Mercedes, mengungguli Charles Leclerc yang berada di posisi kedua. Sementara itu, Hamilton hanya mampu menempati posisi kelima dengan defisit 0,457 detik. Perubahan set-up yang dilakukan Ferrari tampaknya tidak berjalan sesuai harapan, dan Hamilton juga mencurigai adanya keunggulan kecepatan puncak yang dimiliki Mercedes.
“Kecepatan di trek lurus, itu yang perlu dikhawatirkan,” ujar Hamilton. “Melihat delta waktu, saya kehilangan sekitar enam persepuluh dari George hanya di trek lurus. Itu sesuatu yang perlu kami selidiki.” Ia juga mengeluhkan handling mobil yang sulit di FP2, membuatnya kesulitan meraih waktu putaran yang ideal. “Kami membuat beberapa perubahan, tapi seharusnya tidak sampai separah ini. Mungkin kami akan kembali ke set-up awal,” tambahnya.

Meski demikian, Hamilton memberikan dukungannya terhadap upgrade mesin yang dibawa Ferrari di Monza. Mesin tersebut diyakini memberikan tambahan tenaga sekitar 15 bhp dan diharapkan mampu memperkecil defisit kecepatan terhadap Mercedes. “Mesinnya adalah peningkatan, saya sangat berterima kasih kepada pabrik yang telah bekerja keras. Tapi jadwal pelepasan tenaga kami berbeda dengan kompetitor,” jelasnya.
Kepala tim Ferrari, Fred Vasseur, juga membela upgrade mesin tersebut dan menilai defisit kecepatan bukan hanya disebabkan oleh tenaga mesin. “Sepertinya mereka punya drag yang lebih kecil di trek lurus, itu yang perlu kami perhatikan. Performa di trek lurus dipengaruhi oleh drag, berat mobil, dan banyak faktor. Kami sudah melakukan langkah maju, tapi masih ada celah yang cukup besar,” ujar Vasseur.
Dengan persaingan yang ketat di kandang sendiri, Ferrari harus segera menemukan solusi sebelum kualifikasi untuk bisa bersaing memperebutkan posisi terdepan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!