Lewis Hamilton nyaris tidak bisa kembali ke pit setelah pedal rem mobilnya blong total di awal balapan GP Spanyol di Madrid. Pebalap Ferrari itu menyebut dirinya 'beruntung' bisa membawa mobilnya kembali ke garasi dengan selamat.
Insiden ini terjadi ketika Hamilton sedang bertarung memperebutkan posisi ketiga dengan Max Verstappen. Pedal rem mulai terasa panjang di dua lap pertama. Tim Ferrari sempat berharap Hamilton bisa melanjutkan balapan setelah mengubah beberapa pengaturan, namun harapan itu pupus ketika ia kembali melewatkan titik pengereman dan sempat menyenggol dinding.
“Sama sekali tidak terduga,” ujar Hamilton. “Saya mengerem untuk Tikungan 5 di lap pertama dan mobil berhenti normal. Lalu pedalnya ambles, dan saya membawa kecepatan tinggi ke tikungan karena tidak mengerem dengan baik. Di tikungan berikutnya normal lagi, saya pikir kami akan baik-baik saja. Tapi tiba-tiba pedalnya ambles lagi, jadi saya beruntung bisa kembali.”

Sirkuit Madring yang memiliki panjang 5,4 km dengan dinding pembatas di mana-mana adalah salah satu trek terakhir yang bisa dilalui dengan rem bermasalah. Ferrari pun langsung memanggil juara dunia tujuh kali itu ke pit untuk menghentikan mobilnya. “Kami mencoba memperbaikinya dari pit wall, tapi masalahnya terulang beberapa tikungan kemudian,” kata principal tim Fred Vasseur. “Tetap di lintasan tidak masuk akal dalam balapan gila ini. Kami tidak ingin mengambil risiko.”
Vasseur yakin Hamilton memiliki kecepatan untuk bertarung di depan, tetapi karena balapan 57 lap itu sangat didominasi oleh posisi lintasan, ia tidak berharap banyak. “Ketika Anda melihat kecepatan Charles, Anda bisa membayangkan kami punya pace untuk bertarung dengan siapa pun,” ujarnya. “Ini lebih soal posisi di lintasan. Jujur, sangat sulit untuk menyalip hari ini. Saya tidak tahu siapa yang menyalip selama balapan, tapi dalam situasi seperti ini semuanya tentang posisi. Untuk bertarung bukanlah kata yang tepat, ini lebih soal posisi.”
Kegagalan rem ini menjadi pukulan telak bagi Hamilton dan Ferrari yang tengah berjuang mengejar performa di musim 2026. Meskipun penyebab pasti masih diselidiki, insiden ini menambah daftar masalah teknis yang harus segera diatasi tim.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!