SPONSORED

Hamilton Bangkit dari Periode Sulit di Ferrari, Berger Beri Pujian

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Hamilton Bangkit dari Periode Sulit di Ferrari, Berger Beri Pujian TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

Lewis Hamilton kembali tampil kompetitif di papan atas musim ini, dan mantan pembalap F1 Gerhard Berger mengaku sangat senang melihat kebangkitannya. Setelah musim 2025 yang sulit bersama Ferrari, Hamilton kini duduk di posisi kedua klasemen pembalap menjelang jeda musim panas 2026.

Musim lalu, tujuh kali juara dunia itu gagal meraih podium sama sekali, dan secara konsisten lebih lambat dari rekan setimnya, Charles Leclerc. Namun musim ini ceritanya berbeda: satu kemenangan dan empat podium tambahan sudah dia kumpulkan, sering kali lebih cepat dari Leclerc. Perubahan besar terjadi setelah Hamilton menjalani musim dingin penuh bersama tim, memengaruhi pengembangan mobil sesuai gaya balapnya, ditambah regulasi mesin baru yang menguntungkan.

Salah satu kunci kebangkitan Hamilton adalah manajemen energi yang luar biasa, sebuah aspek yang menjadi pembeda di era regulasi baru. Berger, yang dikenal sebagai salah satu tokoh berpengaruh di paddock, menilai bahwa Hamilton telah berhasil melewati masa sulitnya.

Max Verstappen Ungkap Keyakinannya pada Bakat Belgia Dries van Langendonck
Baca JugaMax Verstappen Ungkap Keyakinannya pada Bakat Belgia Dries van Langendonck

"Secara umum, kita semua sangat senang melihat Ferrari menang. Ferrari adalah Ferrari," ujar Gerhard Berger kepada situs resmi F1. "Saya juga sangat senang untuk Lewis, karena baginya itu sangat sulit. Dia datang ke Ferrari dan ingin mengulang kesuksesannya di masa lalu. Tiba-tiba, dia berada dalam situasi sulit dari sisi teknis, juga dari sisi rekan setim – rekan setim yang sangat cepat. Bagi Lewis, tahun lalu sangat berat, tapi sekarang terlihat dia mulai keluar dari kesulitan itu."

ADVERTISEMENT

Komentar Berger datang di tengah performa impresif Hamilton yang kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu pembalap terbaik sepanjang masa. Dampaknya terasa tidak hanya di timnya, tetapi juga dalam persaingan gelar yang semakin ketat. Dengan duet Hamilton dan Leclerc yang mulai padu, Ferrari kini menjadi ancaman serius di paruh kedua musim.

Kebangkitan Hamilton juga membawa implikasi besar bagi kariernya yang sudah legendaris. Setelah musim penuh kritik, ia membuktikan bahwa usia dan tekanan tidak menghentikannya. Para pengamat mulai berspekulasi bahwa ia bisa kembali memperebutkan gelar kedelapan, sesuatu yang sempat diragukan banyak orang. Dilansir dari Racingnews365, performa Hamilton musim ini menjadi bukti bahwa adaptasi membutuhkan waktu, dan kini ia menuai hasilnya.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU