Lewis Hamilton berencana mengadakan diskusi mendalam dengan tim Ferrari setelah performa mengecewakan di F1 GP Inggris 2025 di Sirkuit Silverstone. Finis di posisi keempat, jauh di belakang McLaren yang mendominasi, membuat Hamilton menyoroti kebutuhan perubahan strategi tim. Berikut rincian rencana diskusi dan konteks performa Ferrari.
Balapan F1 GP Inggris 2025 pada 6 Juli 2025 pukul 15:00 BST berlangsung dalam kondisi basah, memperburuk tantangan Ferrari. Hamilton, yang finis P4, tertinggal 30 detik dari pemenang Lando Norris, sementara rekan setimnya, Charles Leclerc, finis P6. Menurut RacingNews365, Hamilton akan duduk bersama kepala tim Fred Vasseur untuk membahas strategi dan komunikasi tim, yang dianggapnya masih “work in progress”.

“Kami perlu diskusi mendalam untuk memperbaiki cara kerja tim,” kata Hamilton. “Komunikasi dan eksekusi di lintasan harus lebih baik.” Ia menyoroti masalah keseimbangan mobil SF-25 dan adaptasinya terhadap rem Brembo, yang berbeda dari Mercedes, sebagai faktor utama. Meski demikian, Hamilton tetap optimistis, karena melihat potensi mobil di tangan Leclerc, yang meraih tiga podium musim ini. Diskusi ini bertujuan mempersiapkan Ferrari untuk regulasi baru 2026, dengan fokus pada pengembangan mobil dan strategi balapan.
Ferrari kesulitan bersaing dengan McLaren, yang mendominasi dengan Norris di P1 dan Piastri di P2. Hamilton, yang belum meraih podium Grand Prix bersama Ferrari, hanya mencatat kemenangan sprint di China. Kondisi basah di Silverstone memperparah masalah grip dan strategi ban, sehingga Hamilton kesulitan mengejar papan atas. Sementara itu, postingan di X mencerminkan kekecewaan fans terhadap performa Hamilton, dengan beberapa berspekulasi ia mungkin kembali ke Mercedes. Namun, Hamilton menegaskan komitmennya untuk membangun fondasi kuat bersama Ferrari, meski prosesnya lambat.
Lewis Hamilton berkata:
“Kami harus duduk bersama dan memperbaiki strategi. Ini belum ideal, tapi kami sedang bekerja.”
Fred Vasseur, kepala tim Ferrari, menambahkan:
“Lewis adalah juara. Kami akan perbaiki bersama untuk lebih kompetitif.”
Lewis Hamilton akan diskusi dengan Ferrari usai gagal bersinar di F1 GP Inggris 2025. Akankah ada terobosan? Ikuti liputan lengkap di SPORTRIK
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
George Russell
Mercedes
|
51 |
|
2
|
|
Andrea Kimi Antonelli
Mercedes
|
47 |
|
3
|
|
Charles Leclerc
Ferrari
|
34 |
|
4
|
|
Lewis Hamilton
Ferrari
|
33 |
|
5
|
|
Oliver Bearman
Haas F1 Team
|
17 |
|
6
|
|
Lando Norris
McLaren
|
15 |
|
7
|
|
Pierre Gasly
Alpine F1 Team
|
9 |
|
8
|
|
Liam Lawson
Racing Bulls
|
8 |
|
9
|
|
Max Verstappen
Red Bull
|
8 |
|
10
|
|
Arvid Lindblad
Racing Bulls
|
4 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Mercedes
|
98 |
|
2
|
|
Ferrari
|
67 |
|
3
|
|
McLaren
|
18 |
|
4
|
|
Haas F1 Team
|
17 |
|
5
|
|
Racing Bulls
|
12 |
|
6
|
|
Red Bull
|
12 |
|
7
|
|
Alpine F1 Team
|
10 |
|
8
|
|
Audi
|
2 |
|
9
|
|
Williams
|
2 |
|
10
|
|
Aston Martin
|
0 |
Baca Juga
Jolyon Palmer menilai keluarnya Gianpiero Lambiase memperbesar peluang Max Verstappen meninggalkan Red Bull pada akhir F1 2026.
Toto Wolff menegaskan Mercedes tidak akan dominan penuh di F1 2026 setelah tekanan dari rival meningkat sejak GP Jepang.
Charles Leclerc menyebut Ferrari sebagai keluarga, tetap berkomitmen meski belum membawa gelar sejak bergabung pada Formula 1 musim 2019.
Berlangganan Newsletter
Dapatkan update berita balap terbaru langsung di email Anda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!