Dua kali juara dunia Formula 1, Mika Hakkinen, angkat bicara soal rumor perpindahan Max Verstappen ke McLaren. Legenda Finlandia itu justru menyarankan tim asal Woking untuk mempertahankan harmoni internal dan tidak "menggoyang perahu" di tengah gejolak bursa pembalap musim ini.
Dalam podcast Up To Speed bersama mantan rekan setimnya, David Coulthard, Hakkinen menanggapi spekulasi yang terus mengaitkan Verstappen dengan kursi McLaren. Coulthard mengangkat topik ini sambil melontarkan pertanyaan: jika Hakkinen menjadi prinsipal tim, apakah ia akan berani menduetkan juara dunia empat kali itu dengan Lando Norris?
Menurut Hakkinen, langkah seperti itu berisiko merusak suasana tim yang selama ini menjadi kekuatan utama McLaren. "Ini sangat menarik. Bukan hanya Max di luar sana, tentu saja, tapi banyak pembalap lain. Namun yang saya lihat dari cara McLaren bekerja, mereka selalu ingin melihat paket tim secara keseluruhan. Karena itulah satu-satunya cara meraih sukses—membangun kekuatan semangat tim yang luar biasa di dalam," ujarnya.

"Jika Anda bertanya apa yang akan saya lakukan, saya akan meminimalkan risiko itu—karena dengan begitu Anda akan kehilangan semangat tim jika tim memiliki dua pembalap hebat. Mengapa harus menggoyang perahu?" tegas Hakkinen.
Pengalaman pribadi Hakkinen bersama Coulthard menjadi dasar argumennya. Mereka menghabiskan enam musim sebagai rekan setim di McLaren, periode yang ia sebut sebagai bukti bahwa harmoni adalah kunci. "Dan tentu saja McLaren memiliki juara dunia... dan kami adalah rekan setim terlama di Formula 1," kenangnya. "Itu menunjukkan bahwa jika ada keharmonisan yang baik di dalam tim, mengapa harus ada orang lain di sana?"
McLaren saat ini tengah bersaing ketat di papan atas klasemen konstruktor. Keputusan untuk mempertahankan Norris dan Oscar Piastri terbukti menghasilkan performa solid. Namun, rumor kedatangan Verstappen terus menghangat seiring kontrak pembalap Belanda itu yang dilaporkan memiliki klausul tertentu. Pertanyaannya, apakah McLaren berani mengambil risiko demi ambisi gelar jangka panjang?
Formula 1 akan kembali bergulir pada Grand Prix Belanda, 21-23 Agustus di Zandvoort. Sirkuit kandang Verstappen itu bisa menjadi panggung panas bagi spekulasi yang ada.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!