Formula 1, Sportrik Media - Valtteri Bottas dan Sergio Perez bersama Cadillac F1 Team menyelesaikan program uji pramusim Bahrain 2026 di Sakhir dengan fokus pada validasi teknis mobil bermesin Ferrari menjelang debut kompetitif mereka.
Dalam tiga hari pengujian resmi yang diawasi FIA, duet tersebut mencatat total 315 lap tanpa gangguan signifikan. Program pengujian difokuskan pada korelasi data aerodinamika, pemetaan unit daya, serta evaluasi sistem pendinginan dan manajemen energi. Tim belum melakukan simulasi performa penuh, mencerminkan pendekatan terukur untuk memastikan stabilitas paket teknis sebelum mengejar waktu putaran maksimal.
Secara kolektif, Bottas dan Perez memiliki 527 start grand prix dan 16 kemenangan, serta berkontribusi terhadap tujuh gelar konstruktor bersama Mercedes dan Red Bull Racing sepanjang 2017–2023. Faktor pengalaman lintas tim dan regulasi tersebut menjadi dasar strategi pengembangan awal Cadillac, terutama dalam mengidentifikasi respons sasis dan keseimbangan aerodinamis mobil generasi 2026.
“Kami mendapatkan umpan balik yang akurat sejak awal,” ujar Graeme Lowdon.
“Para pembalap ini sangat berpengalaman dengan berbagai tim, insinyur, mobil, unit daya, dan sasis berbeda. Saat mereka memberikan masukan, khususnya terkait handling, kami tidak membuang waktu. Kami langsung memperoleh feedback yang sangat presisi, terstruktur, dan bernilai.”
Lowdon juga mengakui adanya tekanan waktu dalam alokasi pengujian resmi FIA yang membuat beberapa run plan harus dipadatkan. Namun stabilitas operasional selama tiga hari dinilai sebagai indikator positif menjelang seri pembuka musim 2026, dengan data Bahrain menjadi fondasi arah pengembangan jangka pendek sebelum memasuki fase balap penuh.



Diskusi & Komentar (0)
Silakan login untuk ikut berdiskusi.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!