Insiden teknis mewarnai rangkaian balapan Boost Mobile Gold Coast 500 ketika Cameron Waters harus menerima kenyataan pahit setelah sesi kualifikasi penentuan posisi grid atau Top Ten Shootout. Pembalap andalan Tickford Racing tersebut dinyatakan melanggar regulasi teknis yang berujung pada pencoretan catatan waktunya dari sesi tersebut. Akibat keputusan tegas dari para pengawas balapan, posisi start sang pembalap mengalami penurunan signifikan menjelang digelarnya balapan utama hari kedua di sirkuit jalan raya Surfers Paradise.
Permasalahan bermula dari hasil pemeriksaan data pascalomba yang dilakukan oleh Manajer Teknis Supercars terhadap mobil Ford Mustang nomor 6. Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh komite pengawas balapan, ditemukan bahwa tekanan udara pada ban belakang sebelah kanan berada di bawah batas minimum yang telah ditetapkan dalam buku peraturan kejuaraan. Batas minimum yang diwajibkan oleh regulasi adalah 16 psi, namun data telemetri menunjukkan angka 15.741 psi pada kendaraan tersebut saat melintas di atas aspal sirkuit.
Dalam dokumen investigasi resmi, dijelaskan bahwa tekanan ban sempat memenuhi standar ketika mobil berada di ujung jalur pit lane sebelum memulai putaran waktu. Namun, tekanan tersebut mengalami penurunan drastis dan melanggar batas aman tatkala mobil mulai mengitari sirkuit untuk menjalani putaran kualifikasi yang krusial. "Manajer Teknis Supercars memproduksi laporan data teknis tekanan ban Mobil 6 untuk Sesi TTSO," demikian bunyi petikan laporan resmi dari para pengawas balapan.

Pihak tim yang mewakili sang pembalap, dengan didampingi oleh insinyur data kendaraan, tidak menyampaikan bantahan atas temuan data telemetri yang dipaparkan oleh pihak pengawas. Mereka sempat melontarkan argumen bahwa penurunan tekanan angin pada ban tersebut mungkin disebabkan oleh faktor kondisi cuaca dan iklim di sekitar lintasan. Kendati demikian, Manajer Teknis Supercars secara tegas menyatakan ketidaksepakatan atas argumen tersebut dan menilai faktor alam bukanlah penyebab utama dari anomali tekanan ban.
Meskipun investigasi menyimpulkan bahwa tidak ada indikasi niat sengaja dari pihak tim untuk memanipulasi regulasi demi keuntungan kompetitif, aturan tetaplah aturan yang harus ditegakkan tanpa kompromi. Para pengawas merujuk pada Pasal D17.1.18 yang bersifat mutlak, di mana tekanan minimum wajib terpenuhi sepanjang kendaraan berada di atas lintasan dalam sesi apa pun. Konsekuensinya, catatan waktu Waters dibatalkan dan posisinya terdegradasi ke urutan ke-10, mengerek naik posisi Chaz Mostert serta pembalap lainnya dalam susunan start jelang bergulirnya Race 2.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!