SPONSORED

George Russell: Mercedes tak Boleh Lengah di Puncak F1 2026

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
George Russell: Mercedes tak Boleh Lengah di Puncak F1 2026 TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

George Russell menegaskan bahwa Mercedes tidak boleh merasa “puas” dan lengah di tengah dominasi mereka di Formula 1 musim 2026. Tim pabrikan Jerman itu memang tampil perkasa dengan meraih delapan kemenangan dari 11 seri yang sudah berjalan, tetapi Russell mengingatkan bahwa keunggulan tersebut bisa sirna dalam sekejap.

Pembalap asal Inggris itu mengakui bahwa persaingan di papan atas semakin ketat. Dalam lima balapan terakhir, Ferrari berhasil merebut dua kemenangan dan McLaren satu kali, menunjukkan bahwa jarak antar tim mulai menyempit. Meski demikian, Russell memuji mentalitas timnya yang tetap tenang dan fokus dalam menghadapi tekanan.

“Saya harus jujur, kami memiliki grup yang sangat tangguh dan fokus, didorong oleh data dan performa,” kata Russell dalam wawancara eksklusif. “Mereka cukup tenang di tengah naik turunnya musim F1. Maksud saya, di saat-saat sulit, tim tidak merasa terlalu rendah—mereka hanya fokus pada proses dan peningkatan. Sekarang di saat-saat sukses, mereka tetap fokus pada performa dan perbaikan. Jadi mentalitas dan pola pikirnya sama saja, baik saat kalah maupun menang.”

Oliver Bearman Buka Toko Sepeda dan Kafe di Atas Monako
Baca JugaOliver Bearman Buka Toko Sepeda dan Kafe di Atas Monako

Musim ini, Russell harus mengakui keunggulan rekan setimnya, Kimi Antonelli, yang sudah mengoleksi enam kemenangan dibanding dua miliknya. Meski kalah jumlah, Russell tetap menjadi bagian penting dari kekuatan Mercedes. Namun, ia sadar bahwa posisi mereka sebagai tim terdepan tidaklah aman, terutama dengan terus berkembangnya mobil-mobil lawan.

ADVERTISEMENT

“Saat ini kami tidak boleh lengah,” tegas Russell. “Hari ini kami menang. Anda mungkin percaya ini akan berlanjut untuk beberapa balapan ke depan. Tapi jika upgrade berikutnya salah, atau Ferrari membawa upgrade besar, atau satu mata rantai berhenti bekerja, kesuksesan ini bisa menjadi sejarah. Anda tidak boleh terlalu puas di masa baik, dan tidak boleh terlalu negatif di masa buruk.”

Mercedes menghadapi tantangan besar untuk mempertahankan konsistensi, terutama dengan adanya masalah reliabilitas yang sempat menimpa mereka. Namun, Russell yakin timnya memiliki fondasi kuat untuk terus bersaing di puncak. Dengan sisa musim yang masih panjang, tekanan kini ada pada Mercedes untuk membuktikan bahwa mereka layak menjadi juara.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU