George Russell kembali masuk dalam pembahasan perebutan gelar F1 2026 setelah memangkas jarak signifikan dari Kimi Antonelli melalui hasil podium di British Grand Prix.
Pembalap Mercedes itu sempat mengalami balapan sulit di Silverstone setelah slow puncture memaksanya melakukan pit stop tidak terjadwal. Situasi tersebut menjatuhkannya ke posisi ketujuh dan sempat membuat peluang hasil besar terlihat hampir tertutup.
Momentum Russell kemudian berubah pada fase akhir balapan. Kimi Antonelli mengalami kegagalan wheel shield dan mendapat penalti lima detik karena track limits, yang menjatuhkan pemimpin klasemen tersebut ke posisi ke-16 dan keluar dari zona poin.

Insiden Max Verstappen turut mengubah susunan depan ketika safety car keluar pada fase akhir. Russell memilih tetap berada di lintasan, sementara beberapa rival mengambil keputusan berbeda, sehingga ia mampu naik kembali ke podium dan finis kedua di belakang Charles Leclerc.
Hasil tersebut membuat Russell kini hanya tertinggal 25 poin dari Antonelli di klasemen pembalap. Jarak itu sebelumnya sempat mencapai 68 poin setelah Grand Prix Monaco, sehingga perubahan dalam beberapa putaran terakhir menunjukkan pergeseran momentum yang besar.
Silverstone menjadi titik penting karena Russell mampu membatasi kerugian dari masalah teknisnya sendiri, sementara Antonelli gagal mencetak poin sama sekali. Dalam konteks kejuaraan, kombinasi podium Russell dan nol poin Antonelli membuat tekanan kembali terbuka di internal Mercedes.
Meski demikian, posisi Russell dalam perebutan gelar masih bergantung pada konsistensi setelah British GP. Jika ia mampu mempertahankan podium dan menghindari kerugian teknis pada seri berikutnya, jarak 25 poin memberi dasar realistis untuk kembali menekan Antonelli dalam fase berikutnya musim ini.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!