George Russell tengah mencari jawaban mendesak setelah merasa tidak memiliki kecepatan yang cukup pada balapan Formula 1 Grand Prix Amerika Serikat di Austin. Pembalap Mercedes tersebut hanya mampu finis di posisi kedelapan, sementara rekan setimnya tampil mendominasi dari pole position.
Masalah pembalap Inggris itu sudah terlihat sejak lap pembuka ketika ia mencoba bertahan dari tekanan Oscar Piastri saat memasuki Tikungan 12. Russell sempat keluar lintasan dan kembali ke trek di depan pembalap McLaren tersebut, yang berujung pada penalti waktu lima detik akibat dinilai mendapatkan keuntungan di luar batas lintasan.
Meskipun penalti tersebut tidak berdampak masif pada posisi finis akhirnya, performa secara keseluruhan akhir pekan ini tetap mengecewakan. Ketika ditanya mengenai kendala utamanya oleh awak media, Russell mengakui bahwa masalah utamanya adalah kurangnya kecepatan murni sepanjang balapan.

"Hanya tidak cukup cepat, jujur saja," ungkap Russell mengomentari performa mobilnya yang kedodoran di Austin. "Saya perlu mencoba memahami mengapa hal itu bisa terjadi. Sangat aneh ketika Anda begitu jauh tertinggal, jadi semoga ada jawaban di suatu tempat. Namun, untuk saat ini, saya belum menemukannya."
Hasil minor ini diraih di tengah penggunaan paket upgrade terbaru pada mobil W17 yang disebut memiliki jendela setup sangat sempit. Inkonsistensi performa ini telah menghantui Russell sejak pembaruan tersebut pertama kali diperkenalkan pada seri balap sebelumnya di Malaysia dan Singapura.
"Kecepatan kami tidak bagus pada stint pertama," jelas Russell kepada awak media di Austin. "Tetapi ketika saya keluar dari pit menggunakan ban keras, saya mungkin sempat mencatat enam lap di mana catatan waktu saya setara dengan Kimi. Namun kemudian saya mengejar Oscar dan tidak bisa menyalipnya. Enam lap bagus, lima puluh lap buruk."
Situasi sulit ini membuat jarak poin di klasemen kejuaraan dunia semakin melebar, di mana rekan setimnya kini berada di ambang mengunci gelar juara dunia Formula 1. Kendati demikian, fokus utama pembalap asal Inggris tersebut tetap pada pencapaian trofi konstruktor bagi skuad Panah Perak.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!