Pembalap asal Australia, Oscar Piastri harus melewati hari Minggu yang berat di Circuit of the Americas dalam seri balap Formula 1 2026. Ia sempat terlibat duel sengit melawan pembalap Mercedes, George Russell pada putaran pertama, sebelum akhirnya berhasil menahan laju sang rival di fase-fase akhir lomba untuk mengamankan posisi ketujuh secara keseluruhan.
Kedua pembalap tersebut sempat bersenggolan tipis di Tikungan 1 pada awal balapan. Tidak lama berselang, Russell melebar keluar batas lintasan di Tikungan 12 dan kembali ke trek dengan posisi di depan Piastri. Insiden itu membuat pengawas balapan menjatuhkan penalti waktu lima detik kepada Russell karena dinilai mendapat keuntungan ilegal, meskipun hukumannya diperingan dari standar 10 detik mengingat kejadian berlangsung di lap pembuka serta melibatkan pertarungan ketat dengan mobil Red Bull milik Isack Hadjar.
Ketika disinggung apakah senggolan awal dengan mobil Mercedes tersebut memicu kerusakan pada kendaraannya, Piastri menegaskan bahwa masalah yang ia rasakan murni konsisten dengan apa yang dialaminya sepanjang akhir pekan. "Tidak ada yang saya ketahui," ucap Piastri saat berbicara kepada Sky Sports F1 mengenai kondisi mobilnya. "Saya rasa itu tidak berdampak apa-apa. Maksud saya, mobil terasa kurang lebih sama seperti sepanjang akhir pekan ini. Jadi ya, balapan yang sulit. Setidaknya kami bisa menjaga George tetap di belakang setelah pit stop. Tapi akhir pekan ini memang rumit."

Rasa frustrasi sang pembalap muda sebenarnya sudah terlihat sejak sesi kualifikasi sehari sebelumnya di mana ia hanya mampu mengamankan posisi start ketujuh, dan Grand Prix hari Minggu sama sekali tidak mengubah penilaian negatifnya terhadap performa mobil. Saat ditanya apakah akar masalahnya terletak pada penanganan kecepatan rendah atau karakteristik kemudi yang kurang bisa diprediksi, ia mengaku belum bisa mengisolasi satu penyebab utama saja secara pasti.
"Sedikit dari keduanya. Mobil ini sangat-sangat sulit untuk diekstrak performanya," jelasnya. "Saya pikir jika Anda bisa melakukannya, mobil ini cukup cepat. Tapi untuk mencoba mencapainya adalah, seperti yang saya katakan kemarin, sangat-sangat berat. Kami terus mengerjakannya, dan semoga kami bisa segera menemukannya."
Selepas pertarungan awalnya melawan Russell, posisi Piastri sempat melorot di belakang rekan setimnya sendiri, Lando Norris pada lap kedelapan ketika tim melakukan pertukaran posisi akibat perbedaan strategi ban. Setelah masuk pit untuk memakai ban keras pada lap ke-16 demi menjalankan taktik satu kali berhenti, ia secara perlahan merangsek maju melewati barisan pembalap termasuk melibas Liam Lawson sebelum akhirnya mati-matian menahan gempuran Russell di lap-lap pemungkas.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!