Chip Ganassi Racing (CGR) memberikan penghormatan yang sangat personal kepada mendiang Alex Zanardi. Untuk balapan IndyCar di WeatherTech Raceway Laguna Seca pada 6 September mendatang, mobil Alex Palou akan tampil dengan livery ikonik bergambar petir yang identik dengan era kejayaan Ganassi di akhir 1990-an.
Momen ini sengaja dipilih untuk memperingati 30 tahun aksi legendaris Zanardi di tikungan Corkscrew pada 1996 silam. Manuver yang dikenal luas sebagai “The Pass” itu terjadi di lap terakhir, ketika Zanardi berhasil melewati Bryan Herta untuk merebut kemenangan sekaligus gelar Rookie of the Year di musim pertamanya.
Bukan hanya itu, akhir pekan di Laguna Seca juga akan menjadi penanda tiga dekade sejak Ganassi meraih gelar juara IndyCar pertamanya lewat Jimmy Vasser, rekan setim Zanardi saat itu. Gelar tersebut sekaligus menjadi yang pertama bagi Honda di seri ini.

Palou akan membawa skema tribute tersebut pada mobil No. 10 DHL Honda, yang rencananya mulai terlihat saat sesi latihan Jumat pagi. “Saya sangat senang petir itu kembali ke mobil kami. Kami balap untuk mengenang Alex Zanardi. Kami balap di Laguna, tempatnya, tikungannya,” ujar Palou.
“Ditambah lagi, ini peringatan 30 tahun gelar pertama CGR dan Honda di IndyCar. Jadi, kami merangkai semuanya untuk para penggemar, dan untuk kami sendiri. Semoga ini menjadi balapan yang hebat untuk mobil No. 10 DHL,” tambahnya penuh semangat.
Zanardi membela Ganassi dari 1996 hingga 1998, mengoleksi 15 kemenangan dan dua gelar juara beruntun pada 1997 dan 1998. Kariernya kemudian berubah dramatis setelah kecelakaan parah di Lausitzring pada 2001 yang memaksanya kehilangan kedua kaki. Namun, semangatnya tak pernah padam. Ia kembali ke dunia balap dan memenangi empat balapan WTCC, lalu turun di Rolex 24 Daytona 2019. Di luar balap, ia menjadi salah satu paracyclist terbaik dunia dengan empat medali emas Paralimpiade dan 12 gelar juara dunia. Zanardi meninggal dunia pada 1 Mei tahun ini di usia 59 tahun.
Greg Hewitt, CEO DHL Express U.S., menegaskan bahwa tribute ini adalah cara untuk mengakui pengaruh besar Zanardi sekaligus merayakan keterlibatan panjang DHL di IndyCar. “Kami merasa terhormat merayakan warisan Alex Zanardi, legenda motorsport sejati yang determinasi dan semangat pantang menyerahnya sejalan dengan nilai-nilai kami,” ujarnya.
Bagi Palou, Laguna Seca adalah salah satu sirkuit terbaiknya. Empat kali juara IndyCar itu telah menang tiga kali di sana dan selalu naik podium dalam lima penampilan terakhirnya. Kemenangan lagi akan menyamakan rekor kemenangan terbanyak di sirkuit ini milik Bobby Rahal, sekaligus berpeluang menyamakan rekor pole dan podium jika mampu menambah satu lagi.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!