Frederic Vasseur memperkirakan Ferrari hanya akan menerima denda setelah tim tersebut diselidiki terkait keterlambatan pengembalian fisik ban kepada Pirelli pada Grand Prix Belgia.
Ferrari menghadapi dugaan pelanggaran Artikel 6.4.2 regulasi olahraga Formula 1. Ketentuan tersebut mewajibkan setiap set ban yang telah dikembalikan secara elektronik juga diserahkan secara fisik kepada pemasok ban sebelum sesi berikutnya dimulai.
Tim asal Maranello telah menyelesaikan proses pengembalian elektronik setelah FP1, tetapi ban tersebut tidak diserahkan secara fisik kepada Pirelli sebelum FP2 dimulai. Keterlambatan itu kemudian memicu pemeriksaan oleh steward di Spa-Francorchamps.

“Kami terlambat. Hukumannya akan berupa denda,” kata Vasseur setelah sesi.
Vasseur tidak memperkirakan pelanggaran administratif tersebut akan menghasilkan penalti grid. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan steward setelah sidang menentukan apakah Ferrari melanggar prosedur dan hukuman apa yang harus diterapkan.
Di lintasan, Lewis Hamilton menjadi pembalap Ferrari tercepat dengan menempati posisi keempat pada FP2, sementara Charles Leclerc hanya mampu menyelesaikan sesi di urutan ke-11.
Vasseur menilai performa Ferrari pada sesi pagi berjalan cukup baik, tetapi kondisi pada FP2 lebih sulit. Ia juga menekankan bahwa perbedaan jumlah bahan bakar membuat perbandingan langsung dengan tim rival belum dapat memberikan gambaran akurat mengenai daya saing mobil.
Ferrari akan memusatkan perhatian pada optimalisasi set-up menjelang sesi berikutnya, sementara hasil penyelidikan steward akan menentukan apakah prediksi Vasseur mengenai denda menjadi hukuman resmi bagi tim.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!