Advertisement Sportrik
15s

Franco Colapinto Ungkap Kerusakan Usai Insiden Ocon

Franco Colapinto Ungkap Kerusakan Usai Insiden Ocon
Franco Colapinto © XPBimages

Formula 1, Sportrik Media - Franco Colapinto dari Alpine mengungkap tingkat kerusakan signifikan pada mobilnya setelah terlibat insiden dengan Esteban Ocon dalam Grand Prix China 2026.

Insiden terjadi tak lama setelah Colapinto keluar dari pit dengan ban hard yang masih berada dalam fase temperatur awal. Dalam kondisi grip yang belum optimal, Ocon mencoba melakukan manuver overtake agresif di Tikungan 2 dengan masuk dari sisi dalam. Namun, upaya tersebut berujung kontak antara kedua mobil, yang menyebabkan Colapinto berputar dan kehilangan posisi penting di fase krusial balapan.

Steward FIA kemudian menyatakan Ocon sebagai pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut dan menjatuhkan penalti waktu 10 detik. Keputusan ini diambil berdasarkan analisis bahwa manuver overtake dilakukan tanpa ruang yang cukup, terutama terhadap pembalap yang masih dalam kondisi ban dingin.

Fred Vasseur Akui Ferrari Masih Tertinggal dari Mercedes
Baca JugaFred Vasseur Akui Ferrari Masih Tertinggal dari Mercedes

Meski mengalami kerusakan, Colapinto tetap mampu melanjutkan balapan hingga finis di posisi ke-10, mengamankan satu poin pertamanya musim ini. Hasil tersebut juga menjadi pencapaian penting bagi Alpine, yang mencatat double points finish pertama sejak musim 2024, dengan Pierre Gasly finis di posisi keenam.

ADVERTISEMENT

Dari sisi teknis, Colapinto mengungkap bahwa dampak insiden jauh lebih besar daripada yang terlihat secara visual. Kerusakan pada bagian lantai mobil menjadi faktor utama yang memengaruhi performa sepanjang sisa balapan, terutama dalam hal downforce dan stabilitas.

“Itu sangat membuat frustrasi. Saya memulai dengan baik menggunakan ban hard dan berada dalam posisi yang bagus dengan strategi stint panjang,” ujar Franco Colapinto.

“Kami masuk pit tiga lap setelah Esteban. Saya keluar di depannya, tetapi dia menyentuh bagian kanan belakang mobil saya.”

ADVERTISEMENT

“Saya mengalami kerusakan besar pada lantai mobil, yang tentu saja sangat memengaruhi performa. Namun dia datang dan meminta maaf, jadi semuanya baik-baik saja.”

Colapinto juga menyoroti bahwa duel antara dirinya dan Ocon berlangsung kompetitif sebelum insiden terjadi. Kedua pembalap terlibat dalam pertarungan jarak dekat yang intens, mencerminkan tekanan tinggi dalam perebutan posisi di zona poin.

“Kami memiliki pertarungan yang bagus sepanjang balapan, sangat dekat, tetapi pada akhirnya tidak berakhir dengan baik. Namun dia sudah meminta maaf dan semuanya selesai,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

Dalam konteks performa tim, hasil ini memberikan sinyal positif bagi Alpine meskipun diwarnai insiden. Kemampuan Colapinto untuk tetap finis di zona poin meski mengalami kerusakan struktural menunjukkan potensi stabilitas paket mobil dalam kondisi tidak ideal.

Memasuki seri berikutnya, fokus Alpine akan tertuju pada peningkatan konsistensi performa serta meminimalkan risiko insiden dalam pertarungan lintasan yang semakin ketat. Insiden di Shanghai menjadi pengingat bahwa margin kesalahan dalam Formula 1 2026 semakin kecil, dengan setiap kontak berpotensi membawa konsekuensi signifikan terhadap hasil akhir balapan.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Proses masuk cepat, aman, dan tanpa ribet.

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU