Franco Colapinto akhirnya mengambil langkah tegas untuk meredam gelombang kontroversi yang melibatkan para pendukungnya di dunia maya. Pembalap asal Argentina ini menyampaikan seruan penuh emosi kepada basis suporternya yang sangat fanatik agar segera menghentikan tindakan serangan verbal serta pelecehan terhadap pembalap lain maupun anggota tim mereka sendiri.
Kehadiran Colapinto di grid Formula 1 bersama skuad Alpine telah memicu antusiasme luar biasa di tanah airnya, mengingat ia menjadi pembalap Argentina pertama yang bersaing penuh setelah sekian lama. Sayangnya, dukungan masif tersebut kerap berubah menjadi toxic ketika para suporter fanatiknya tidak terima idola mereka dikritik atau terlibat insiden di atas lintasan balap.
Situasi semakin memanas setelah beberapa insiden di trek, termasuk ketegangan yang melibatkan juara dunia Lando Norris serta rekan setimnya sendiri. Tekanan publik dunia maya yang begitu agresif bahkan membuat petinggi tim turun tangan memberikan ultimatum keras sebelum Colapinto akhirnya memutuskan bicara langsung lewat akun media sosial pribadinya.

Dalam pernyataannya, pembalap bernomor lambung khas tersebut mengakui betapa besar rasa syukurnya atas dukungan luar biasa yang diberikan sejak hari pertama ia menembus ajang balap mandiri tingkat dunia. Namun, ia dengan tegas mengingatkan bahwa batas kewajaran telah terlewati dalam banyak kesempatan ketika membabi buta menyerang rekan sesama pembalap maupun kru garasi.
"Alih-alih mendukung saya, kita malah mengkritik orang dan menyerang pembalap lain, rekan kerja, rekan satu tim saya, mekanik saya, insinyur saya — orang-orang yang bekerja dengan saya setiap hari," ujar Colapinto dalam pesannya. Ia berharap para pendukungnya bisa lebih dewasa demi masa depan kariernya yang masih panjang di ajang balap jet darat paling bergengsi ini.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!