SPONSORED

Format Baru MotoGP 2027 Picu Perdebatan Sengit di Paddock

Notifikasi
Hari Okta M
Hari Okta M
0
Format Baru MotoGP 2027 Picu Perdebatan Sengit di Paddock
TO NEWS OVERVIEW
Format Baru MotoGP 2027 Picu Perdebatan Sengit di Paddock

Menjelang musim 2027, ajang balap MotoGP tidak hanya bersiap melakukan perombakan besar-besaran pada regulasi teknis, tetapi juga mentransformasi struktur akhir pekan balapan. Perubahan paling mencolok adalah pengenalan grid start terpisah untuk balapan Sprint dan Grand Prix utama, sebuah langkah radikal yang langsung membelah opini di dalam paddock.

Seiring kedatangan mesin baru berkapasitas 850cc, pengurangan aerodinamika, serta peralihan pemasok ban dari Michelin ke Pirelli, pemilik baru Liberty Media berambisi merombak total tontonan akhir pekan. Terinspirasi dari Formula 1, MotoGP akan memberlakukan dua sesi kualifikasi yang sepenuhnya berbeda. Hari Jumat dijadwalkan khusus untuk kualifikasi Sprint, sementara sesi Q1 dan Q2 hari Sabtu akan menentukan grid Grand Prix sebelum aksi balap dimulai.

Meski perubahan ini diklaim memberikan tambahan waktu 20 menit di lintasan, kebijakan tersebut secara drastis melipatgandakan sesi di mana para pembalap harus memacu motor hingga batas maksimal. Prospek ini menjanjikan intensitas yang jauh lebih tinggi, seperti yang disoroti oleh Jorge Martin dalam konferensi pers di Indonesia. "Akan ada banyak waktu untuk menyerang. Hiburan akan semakin besar, tetapi risikonya juga demikian," ujar Martin.

Insiden Panas Alex Rins Beri Isyarat Jari Tengah ke Marshal Mandalika
Baca JugaInsiden Panas Alex Rins Beri Isyarat Jari Tengah ke Marshal Mandalika

Rival perebutan gelar, Marc Marquez, turut menyuarakan kekhawatiran serupa mengenai beban kerja di lintasan. Menurut pembalap Spanyol tersebut, jadwal baru ini hanya akan menambah tingkat stres dan tuntutan fisik yang sudah tergolong sangat tinggi. Nada senada juga diungkapkan oleh Pedro Acosta yang menyoroti betapa rentannya para pembalap terhadap cedera di tengah jadwal yang semakin padat.

ADVERTISEMENT

Selain tuntutan fisik, para pembalap juga meluapkan kekecewaan mendalam atas minimnya ruang diskusi dari pihak penyelenggara sebelum keputusan resmi diketok. Banyak pihak merasa suara mereka diabaikan dalam perumusan regulasi masa depan olahraga ini, menunjukkan jurang komunikasi yang masih lebar antara pembuat kebijakan dan para atlet di garis depan.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU