SPONSORED

Ferrari Unggul di FP1 Monza, Russell Jadi Ancaman Utama

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Ferrari Unggul di FP1 Monza, Russell Jadi Ancaman Utama
TO NEWS OVERVIEW
Ferrari Unggul di FP1 Monza, Russell Jadi Ancaman Utama

Pekan balap di Monza akhirnya dimulai, dan paddock langsung dihangatkan oleh sejumlah topik menarik: mesin anyar Ferrari, start dari posisi belakang untuk Antonelli, serta performa Red Bull dan McLaren yang masih menjadi tanda tanya. Sesi pertama memang masih terlalu dini untuk membaca peta kekuatan sebenarnya, tapi setidaknya kita sudah bisa menebak arah pekerjaan tiap tim selama akhir pekan ini.

Yang tampil paling siap sejak awal adalah Ferrari. SF26 terlihat sangat stabil, baik dari sisi keseimbangan maupun pengaturan distribusi tenaga—dua hal krusial di sirkuit secepat dan selektif Monza. Dari data yang terpantau, Hamilton dan Leclerc sempat beberapa lap pertama dengan putaran mesin rendah, lalu mulai menaikkan kekuatan dan menguji limit mobil dengan ban medium.

Namun, catatan waktu tercepat di FP1 bukan sekadar soal tenaga. Kesan di lintasan menunjukkan mobil merah memang punya keseimbangan terbaik. Setting suspensi yang cenderung empuk bekerja luar biasa di tikungan lambat, namun tetap progresif—mobil tampak rendah dan cepat di lintasan lurus, serta responsif di tikungan cepat. Strategi penyaluran energi juga tampak jitu: Ferrari mengerahkan tenaga lebih besar di trek lurus awal, lalu lebih hemat hingga keluar Ascari, dan kembali melepas tenaga maksimal di lintasan menuju Parabolica. Hebatnya, Russell tercatat 9 km/jam lebih lambat saat pengereman di tikungan terakhir.

F1 Umumkan Acara Peluncuran Musim 2027 di Milan, Lebih Megah
Baca JugaF1 Umumkan Acara Peluncuran Musim 2027 di Milan, Lebih Megah

Strategi ini terlihat cerdas karena memaksimalkan pelepasan tenaga tepat di titik di mana lawan kesulitan, meski harus sedikit mengorbankan akselerasi antara Lesmo 2 dan Ascari—kekurangan yang sebagian tertutup oleh traksi keluar Lesmo 2 yang baik.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Russell untuk sementara muncul sebagai rival terdekat bagi duo Ferrari. Mercedes menunjukkan pola distribusi tenaga yang hampir sama, tapi justru kebalikan: hemat di dua trek lurus utama dan agresif di bagian tengah sirkuit. Russell juga tampil impresif di tikungan cepat, namun kesulitan di sektor lambat—mungkin karena setelan yang lebih kaku, yang memang menguntungkan untuk tikungan berkecepatan tinggi tapi kurang nyaman saat melewati trotoar chicanes. Mercedes sendiri belum menampilkan puncak tenaga yang istimewa, baik lewat Russell maupun Antonelli—yang belum jelas apakah sudah memakai mesin baru—tapi ingat, spesifikasinya sama dengan yang lama.

Dengan kata lain, Ferrari memulai akhir pekan ini dengan langkah percaya diri. Namun, ini baru FP1; ban, bahan bakar, dan setelan akhir masih bisa mengubah segalanya. Satu hal yang pasti, persaingan di kandang sendiri akan terasa sengit.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU