SPONSORED

Fabio Quartararo Sebut Performa Yamaha di Sepang Murni Kerja Keras Pembalap

Notifikasi
Dhiafakhri Ali
Dhiafakhri Ali
0
Fabio Quartararo Sebut Performa Yamaha di Sepang Murni Kerja Keras Pembalap
TO NEWS OVERVIEW
Fabio Quartararo© Gold and Goose Photography

Situasi pelik yang melanda pabrikan Iwata kembali terlihat jelas pada akhir pekan balap MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang. Di tengah absennya beberapa pembalap akibat cedera, termasuk Jorge Martin dan Raul Fernandez, barisan pejuang Yamaha harus berjuang keras di barisan belakang saat sesi kualifikasi.

Kuartet Yamaha yang digawangi oleh Fabio Quartararo bersama rekan-rekan setimnya hanya mampu mengamankan posisi start di luar zona 15 besar. Quartararo mengakui bahwa hasil minor di sesi kualifikasi membuatnya sama sekali tidak merasakan koneksi yang baik dengan motor YZR-M1 di atas lintasan kering Sepang.

Namun, situasi berubah ketika titik-titik air mulai turun menjelang balapan sprint. Pembalap berjuluk El Diablo tersebut langsung memaksimalkan situasi trek basah untuk merangsek naik dan finis di posisi kesebelas, meski gagal mendulang poin karena hanya sembilan pembalap terdepan yang berhak mendapat angka.

Panduan Lengkap Nonton MotoGP Malaysia di Sepang dan Jadwal Siaran Langsung
Baca JugaPanduan Lengkap Nonton MotoGP Malaysia di Sepang dan Jadwal Siaran Langsung

"Kualifikasi sama sekali tidak berjalan baik, saya tidak memiliki rasa percaya diri di atas motor," ungkap Quartararo mengulas awal akhir pekannya yang berat di Sepang.

ADVERTISEMENT

"Ketika hujan mulai turun di tengah sprint, saya mengerahkan tekanan maksimal untuk mengejar para pembalap di depan. Jarak saya dengan Pecco Bagnaia di posisi keenam tidak terlalu jauh, padahal dalam kondisi normal kami akan tertinggal jauh di belakang," lanjutnya.

Pembalap asal Prancis tersebut secara terbuka mengakui bahwa kelemahan motor Yamaha saat ini sudah terlalu kompleks untuk dijelaskan satu persatu. Mulai dari masalah chattering parah pada ban depan hingga hilangnya cengkeraman di roda belakang yang membuat telemetri mereka tertinggal jauh dari pabrikan rival.

"Tim selalu berdalih bahwa tingkat grip lintasan sedang menurun drastis. Namun ketika saya melihat catatan waktu pembalap lain, mereka melaju sangat cepat sementara kami justru semakin lambat," keluhnya.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU