MotoGP, Sportrik Media - Fabio Quartararo meluapkan kekecewaannya setelah hasil mengecewakan di MotoGP Spanyol 2026, dengan performa Yamaha yang dinilai masih jauh dari kompetitif.
Juara dunia 2021 tersebut memulai akhir pekan di Jerez dengan kontras tajam dibanding musim sebelumnya. Setelah meraih pole position dan podium pada edisi sebelumnya, Quartararo hanya mampu старт dari posisi ke-17 musim ini dan finis hampir 30 detik di belakang pemenang Alex Marquez.
Meskipun Yamaha membawa sejumlah pembaruan teknis ke Jerez, perkembangan performa dinilai belum cukup untuk mendekatkan diri ke pabrikan terdepan. Kondisi ini mempertegas kesenjangan yang masih signifikan dalam berbagai aspek performa motor.

Quartararo secara terbuka mengungkapkan bahwa masalah yang dihadapi tidak terbatas pada satu area, melainkan mencakup hampir seluruh aspek performa motor.
"Saya kesulitan dengan grip dan tenaga. Tidak ada satu pun area di mana kami benar-benar kuat atau di mana saya merasa nyaman," ujar Quartararo.
"Saya tidak merasa nyaman saat pengereman, masuk tikungan, saat menikung, akselerasi, atau bahkan saat pengereman lagi."
Ia menegaskan bahwa setiap upaya perbaikan justru diikuti munculnya masalah baru, yang membuat pengembangan menjadi tidak stabil dan sulit mencapai solusi menyeluruh.
"Ada begitu banyak area yang menjadi masalah. Bahkan jika kami menyelesaikan satu, masalah lain muncul."
Quartararo juga menekankan bahwa ia memahami sepenuhnya kondisi performa yang dihadapi, sekaligus menolak anggapan bahwa hasil buruk disebabkan oleh faktor lain di luar kemampuan pembalap.
"Saya tidak bodoh; saya tahu cara mengendarai motor dan seberapa besar kami tertinggal. Tahun lalu saya naik podium, sekarang saya tertinggal 30 detik."
Dari sisi teknis, Yamaha tidak memperkenalkan perubahan besar pada mesin. Direktur tim Massimo Meregalli mengonfirmasi bahwa mesin yang digunakan merupakan versi modifikasi ringan dari spesifikasi sebelumnya, tanpa perubahan desain fundamental.
Dalam balapan, Quartararo menjadi pembalap Yamaha terbaik di posisi ke-14, sementara rekan setimnya Alex Rins finis di posisi ke-16. Jack Miller berada di posisi ke-18 setelah mengalami masalah teknis, sementara Toprak Razgatlioglu dan Augusto Fernandez melengkapi posisi belakang untuk pabrikan tersebut.
Hasil di Jerez menegaskan tantangan besar yang dihadapi Yamaha dalam mengejar ketertinggalan dari pabrikan lain. Dengan musim yang masih panjang, tekanan kini meningkat bagi tim untuk menemukan solusi teknis yang mampu mengembalikan daya saing mereka di grid MotoGP 2026.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!